Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Berkunjung ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berbicara soal hari Kemerdekaan Indonesia, tentu tak dapat dipisahkan dengan kisah heroik para pahlawan dalam meraih kemerdekaan itu dengan segala pengorbanannya. Di Bali, kisah perjuangan Rakyat Bali dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dapat dilihat di Monumen Perjuangan Rakyat Bali.
Monumen Perjuangan Rakyat Bali ini terletak di Renon Denpasar. Monumen ini berdiri anggun di pusat Kota Denpasar sejak 1988 silam. Seperti namanya, museum ini menyimpan kenangan tentang kegigihan pejuang Bali, tentunya dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Kenangan ini tergambar dalam 17 buah diorama yang ad adi dalam monument ini. Beberapa di antaranya mengisahkan perjuangan heroik di zaman kerajaan dalam menentang penjajahan. Misalnya perang Jagaraga di Buleleng, perang Puputan Badung hingga pertempuran Puputan Klungkung.
Tak hanya itu, beberapa diorama juga menggambarkan sepak terjang rakyat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan pasca proklamasi, seperti pertempuran di Pelabuhan Buleleng, pertempuran Selat Bali, hingga perang Puputan Margarana dibawah pimpinan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai.
Monumen Perjuangan Rakyat Bali ini diresmikan pada tahun 2003 oleh mantan Presiden Megawati Sukarnoputri. Untuk memasuki tempat ini, setiap pengunjung dewasa dipungut tiket seharga Rp 2.000 dan Rp 1.000 untuk anak-anak. Dalam sehari, tempat ini dikunjungi 100 hingga 150 pengunjung. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan