Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Konvoi Vespa Antik Meriahkan Kota Singaraja
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Konvoi Vespa Antik dengan berkeliling Kota Singaraja, Sabtu (23/8) nyaris memacetkan arus lalu lintas di sejumlah jalur protokol, bukan lantaran sikap arogan para penggemar vespa tersebut, namun para pengguna jalan sangat tertarik dengan modifikasi sejumlah vespa dari Man On Black Scooter (MOBS), Gitgit Scooter Club (GSC) dan Black Scooter Fantasy (BSF) yang terlibat dalam sebuah acara pesta rakyat yang dimulai dari Taman Kota Singaraja.
Baca juga:
London Jadi Salah Satu Kota Terpanas Dunia
"Memang, sekali ini kita baru keluar dengan club penggemar vespa, banyak yang berminat dengan vespa yang murah meriah ini, buktinya tadi masyarakat begitu kita lewat sangat tertarik sampai-sampai mereka mengikuti kota untuk berkonvoi dan nyaris membuat macet," ungkap Pasek Agung Dibia Atmaja sebagai Commander Leader.
Ketertarikan warga dengan keberadaan Vespa tersebut juga terlihat saat usai melaksanakan konvoi, sejumlah vespa warna hitam itu menjadi tontonan tersendiri," kita lihat saja sekarang, bagaimana respon masyarakat dengan kendaraan vespa ini, luar biasa bukan ?," ujar Agung Dibia.
Selain melibatkan sejumlah vespa dari Man On Black Scooter (MOBS), Gitgit Scooter Club (GSC) dan Black Scooter Fantasy (BSF) dalam konvoi memeriahkan acara pesta rakyat itu juga melibatkan sejumlah kendaraan bermotor lainnya dan Pasukan Drumb Band serta Baleganjur. (kwk/sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan