Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pembangunan di Badung Lebih Banyak Menyakitkan
Dalung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Proses dan hasil pembangunan di Badung di bawah kepemimpinan bupati AA Gde Agung dinilai lebih banyak yang menyakitkan daripada positifnya.
Indikasi ke arah itu dibuktikan dengan munculnya proyek yang mengundang kontroversi dan polemik, mulai dari Loloan Yeh Poh, Uluwatu dan terakhir pengerukan pasir di pantai Geger.
“Kalau ditimbang-timbang positif dan negatifnya, menurut saya (pembangunan di Badung) lebih banyak yang menyakitkan,†komentar I Made Mulia, SMIP, S.Ag, Wakil Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Bali, Jumat tadi siang.
Menurut Mulia yang kini namanya berkibar di nomor urut 1 pada Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPRD Bali daerah pemilihan (DP) Badung ini, hal tersebut ditunjukkan oleh sejumlah permasalahan yang terjadi di Badung mulai dari proyek Loloan Yeh Poh, Uluwatu dan terakhir pengerukan pasir di pantai Geger.
“Kenapa eksekutif tidak mau mengambil langkah, ada apa ini?†ujar Mulia yang membidangi Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) di Partai Hanura Bali tersebut.
Mulia yang pensiunan PNS di RS Sanglah ini terus terang mengakui ketertarikannya merambah ranah politik lantaran ingin masuk ke dalam ‘lingkaran’ lembaga legislatif yang ikut berperan dalam penyusunan dan penentuan kebijakan pembangunan di daerah Bali ke depan.
Sebab, saat ini, kata pria yang juga dikenal sebagai pengusaha bengkel motor ini, melihat peran eksekutif maupun legislatif belum berfungsi sebagaimana yang diharapkan.
“Situasi di eksekutif maupun legislative yang saya lihat sampai saat ini masih dalam tanda petik kacau balau. Untuk itu saya ingin mencoba berpartisipasi dalam memperbaiki situasi tersebut ke arah yang lebih baik,†tegas Mulia.
Dalam strategi bersaing sebagai caleg, dirinya tak akan menerapkan politik uang, alasannya selain tak cukup uang juga tidak mendidik masyarakat.
Yang akan dia terapkan adalah pendekatan kepada masyarakat melalui komitmen-komitmen dalam membangunan Bali yang tidak sampai mengorbankan Bali. (sss)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan