Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sehari, 2 Tewas di Jalan Raya

Negara

Minggu, 12 Oktober 2008, 15:20 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Hanya dalam waktu sehari, 2 nyawa melayang di jalan raya. Nyawa Timotius (34), warga Jl. Ratna No 19 BB Agung, Negara tidak terselamatkan setelah ditabrak lari oleh orang tidak dikenal pada ruas jalan Denpasar-Gilimanuk Km 74-75 Yeh Sumbul, Mendoyo.

Sementara Gusti Ayu Putu Dilaevayanti (18), warga Petapan Kaja, Pergung Mendoyo tewas setelah terjatuh karena out of control (OOC) di jalan pedesaan Pekutatan.



Dari informasi di lapangan, Timotius yang mengendarai Yamaha Mio DK 7596 DN bergerak dari timur ke barat kemudian saat memasuki TKP Timotius mengalami OC yang mengakibatkan dirinya terjatuh. Di belakang Timotius, yang juga seorang pendeta, melaju kendaraan yang dikemudikan oleh orang tidak dikenal dan langsung menggilasnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka pangkal paha kanan, kulit perut terkelupas dan akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSU Negara.

Sementara itu, Dilaevayanti yang juga mengendarai Yamaha Mio DK 3782 WP meluncur dari arah utara di sebuah jalan pedesaan di Pekutatan. Saat ingin mendahului truk DK 8954 BZ, korban mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga oleng dan jatuh.



Diduga olengnya motor yang dikemudikan korban lantaran saat mendahului truk tersebut korban sambil menutup kaca helmnya. Akibat kejadian itu korban mengalami lecet pada pipi kiri, pendarahan aktif dari hidung dan meninggal dunia di TKP.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Wahyu Tri Cahyono seijin Kapolres Jembrana, Minggu (12/10) mengatakan kejadian yang menimpa Timotius diakibatkan karena pengendara yang ada di belakang korban yang sampai saat ini tidak dikenal, kurang hati-hati menjaga jarak.



"Sehingga saat kendaraan korban yang di depannya, pengendara dibelakangnya tidak mampu menguasai kendaraannya sehingga korban tergilas roda kirinya," terangnya.

Lanjut Wahyu, pihaknya masih mengadakan penyelidikan untuk mengetahui pengendara yang tidak dikenal. Sedangkan kejadian yang menimpa Dilaevayanti, kata Wahyu, murni karena pengendara kurang hati-hati sehingga mengalami OOC. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami