Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Nelayan Pengambengan Resah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musim ikan yang membuat hasil tangkapan nelayan melimpah rupanya tidak membuat nelayan di Desa Pengambengan, Negara gembira. Para nelayan ini justru merasa resah lantaran harga ikan yang merosot drastis.
Dari pantauan di lapangan, tangkapan ikan oleh nelayan di Desa Pengambengan sangat melimpah dan kebanyakan didominasi oleh ikan lemuru.
Wayan Dika (35) salah seorang nelayan mengungkapkan dirinya resah justru saat tangkapan ikan yang diperolehnya melimpah. "Bagaimana tidak resah, harga lemuru merosot drastis dari Rp. 4.000 menjadi Rp. 2.000 perkilonya," ujarnya sedih.
Anjloknya harga ikan ini, kata Dika, jelas membuatnya menangguk kerugian yang tidak sedikit bahkan seringkali dirinya terpaksa membuang ikan tersebut karena tidak laku dan khawatir busuk.
"Banyak ikan yang akhirnya terbuang percuma karena tidak laku dijual. Kalau disimpan, saya takut busuk,"tandasnya. Lanjut Dika, untuk menutupi biaya operasional sekali melaut yang bisa mencapai Rp. 3-5 juta, dirinya berupaya untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya dengan harapan bisa laku terjual semua. "Jika dapatnya sedikit tentunya tidak bisa menutupi biaya operasional sekali melaut yang mencapai Rp. 5 juta. Sekarang, sekali melaut saya bisa membawa pulang 40 ton ikan lemuru," terangnya.
Dika berharap agar harga ikan segera normal kembali karena jika terus anjlok seperti ini dirinya bersama nelayan lainnya akan terus merugi lantaran hasil yang didapat lebih sedikit dari biaya operasional yang dihabiskan. "Kalau kondisi ini berlangsung lama, kami pasti merugi terus," pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3763 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1702 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang