Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nelayan Pengambengan Resah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musim ikan yang membuat hasil tangkapan nelayan melimpah rupanya tidak membuat nelayan di Desa Pengambengan, Negara gembira. Para nelayan ini justru merasa resah lantaran harga ikan yang merosot drastis.
Dari pantauan di lapangan, tangkapan ikan oleh nelayan di Desa Pengambengan sangat melimpah dan kebanyakan didominasi oleh ikan lemuru.
Wayan Dika (35) salah seorang nelayan mengungkapkan dirinya resah justru saat tangkapan ikan yang diperolehnya melimpah. "Bagaimana tidak resah, harga lemuru merosot drastis dari Rp. 4.000 menjadi Rp. 2.000 perkilonya," ujarnya sedih.
Anjloknya harga ikan ini, kata Dika, jelas membuatnya menangguk kerugian yang tidak sedikit bahkan seringkali dirinya terpaksa membuang ikan tersebut karena tidak laku dan khawatir busuk.
"Banyak ikan yang akhirnya terbuang percuma karena tidak laku dijual. Kalau disimpan, saya takut busuk,"tandasnya. Lanjut Dika, untuk menutupi biaya operasional sekali melaut yang bisa mencapai Rp. 3-5 juta, dirinya berupaya untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya dengan harapan bisa laku terjual semua. "Jika dapatnya sedikit tentunya tidak bisa menutupi biaya operasional sekali melaut yang mencapai Rp. 5 juta. Sekarang, sekali melaut saya bisa membawa pulang 40 ton ikan lemuru," terangnya.
Dika berharap agar harga ikan segera normal kembali karena jika terus anjlok seperti ini dirinya bersama nelayan lainnya akan terus merugi lantaran hasil yang didapat lebih sedikit dari biaya operasional yang dihabiskan. "Kalau kondisi ini berlangsung lama, kami pasti merugi terus," pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan