Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jalur Tangkapan Direbut, Kapal Dilempari
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Nelayan tradisional Jembrana sering menerima akibat yang merugikan dari berbagai kasus kriminal di laut saat melaut. Jalur tangkapan mereka sering disabot oleh oleh perahu-perahu besar yang notabene dimiliki oleh nelayan dari luar Bali. Tidak jarang, jaringnya dirampok dan kapalnya dilempari.
Keluhan tersebut disampaikan saat puluhan nelayan tradisional ini menerima pengarahan dari Polres Jembrana, Senin (3/11) di Ruang Rupatama, Polres Jembrana. Selain hal tersebut, nelayan tradisional ini juga mengeluhan aksi pembakaran perahu yang dilakukan oleh oknum warga Suraberata, Tabanan.
"Perahu nelayan Jembrana yang kandas di pantai Suraberata seringkali dibakar oleh oknum masyarakat setempat," ujar Misadi, Ketua Kelompok Nelayan Setia Dewi, Medewi, Pekutatan.
Dirinya mengharapkan kejadian seperti itu tidak terjadi lagi di kemudian hari. "Kami harapkan kejadian seperti itu tidak terjadi lagi," katanya.
Selain berbagai kasus kriminal, nelayan Jembrana juga mengeluhkan kecelakaan di laut yang seringkali menimbulkan korban jiwa. "Kami harap aparat keamanan serius menyikapi kondisi ini dengan meningkatkan patroli dan penambahan personil. Polair jangan datang-datang dengan pakaian necis dan sepatu mengkilat namun tidak pernah melakukan pemantauan," sindir Bambang Irawan, salah seorang anggota kelompok nelayan dari Pengambengan.
Menanggapi keluhan nelayan tersebut, Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana mengatakan pihaknya akan segera menyikapinya dengan melakukan koordinasi kepada berbagai pihak terkait.
"Kami akan segera melakukan berkoordinasi dengan Kapolres Banyuwangi untuk menyikapi masalah jalur tangkapan. Kami juga akan berkoordinasi dengan Kapolres Tabanan untuk menyikapi masalah pembakaran jukung nelayan di Suraberata," terangnya. Sedangkan untuk pengamanan di laut, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak Polair Polda Bali dan TNI AL.
"Kami juga akan memaksimalkan peran Babinkamtibmas untuk melakukan pemantauan," pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan