Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ribuan Skuteris Ngumpul di Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Menjelang perayaan tahun baru, ribuan penggemar motor skuter (vespa) antik berkumpul di Ubud Bali. Selain dari dalam negeri, jambore skuter ini juga dihadiri pecinta skuter dari luar negeri.
Jambore skuter tingkat nasional ini digelar di Lapangan Astina Ubud Bali. Jambore ini diikuti oleh sekitar 4000 peserta dari 400 lebih perkumpulan skuter dari dalam dan luar negeri.
Dalam jambore ini para pengunjung dan juga wisatawan dapat melihat aneka bentuk skuter, mulai skuter vespa yang masih orisinil buatan tahun 50 hingga 70-an, hingga skuter modifikasi berbentuk aneh.
Skuter modifikasi yang berbentuk aneh dan menarik perhatian pengunjung antara lain skuter berbentuk mobil, skuter modifikasi ala motor Harley Davidson, hingga skuter yang penuh digantungi barang bekas.
Selain sebagai ajang pamer skuter kebanggaan masing- masing, dalam jambore ini para skuteris dari berbagai daerah bisa saling berbagi informasi tentang koleksi skuter yang mereka miliki serta ajang bertukar pengalaman dalam merawat skuter tua,kata Wayan Ekayana, Ketua Panitia Jambore.
Jambore skuter ini berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Selama dua hari digelar berbagai kegiatan mulai lomba modifikasi hingga pertunjukan musik reggae.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun