Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kejahatan di Bali Diprediksi Meningkat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolda Bali Irjen Pol T. Ashikin Husein memprediksi kejahatan di Bali akan meningkat pada tahun 2009. Peningkatan ini disebabkan krisis perekonomian global, berkurangnya turis datang ke Bali, suhu politik yang tinggi, dan pemutusan tenaga kerja.
Penegasan itu disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol. T Ashikin Husein, Selasa (30/12), di sela-sela jumpa pres akhir tahun dengan sejumlah awak media lokal di Bali.
Dikatakannya, polisi telah melakukan upaya persuasif guna menjamin keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat. Tiga faktor pendukung itu adalah memelihara kamtibmas, melindungi dan mengayomi masyarakat dan penegakan hukum.
“Tiga faktor inilah yang telah dilakukan polisi. Peningkatan ini didukung dengan munculnya polisi berseragam,†ungkapnya.
Diakuinya, penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian masih kurang, namun ada peningkatan ‘crime clear’ yang terjadi pada dua tahun belakangan.
Dijelaskannya, pada tahun 2007 terjadi lonjakan tajam tindak kriminal di Bali sebanyak 5911 kasus. Posisi tertinggi ada pada wilayah Poltabes Denpasar dengan jumlah perkara 2123 kasus.
Untuk tahun 2008, terjadi penurunan perkara yang jumlahnya 5459 kasus. Perkara terbanyak masih berada di wilayah Poltabes Denpasar dengan jumlah perkara 2183 kasus.
Dari prediksi Kapolda, pada tahun 2009 akan terjadi peningkatan tajam tindak kriminalitas di Bali. Rangkaian kejahatan itu meliputi kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian berat, judi togel dan disusul kasus lainnya.
Apa yang menjadi penyebab meningkatnya kejahatan di Bali ? Kapolda mengatakan, peningkatan kejahatan di Bali, berfaktor pada krisis global yang melanda dunia, umumnya Indonesia.
Terjadinya pemutusan tenaga kerja. Berkurangnya turis datang ke Bali karena resesi keamanan dimasing-masing wilayah.
“Kalau banyak yang nganggur kejahatan semakin meningkat,â€beber Pati asal Aceh ini.
Bukan hanya itu, suhu politik menjelang pemilihan Presiden dan calon legislatif, juga menjadi acuan atensi jajaran Polri.
Dijabarkannya, pemilu kali ini beda dengan pemilu tahun-tahun sebelumnya. Dimana, pemilihan calon legislatif berdampak persaingan antar parpol. Belum lagi persaingan intra parpol, yang tidak lagi memilih nomor urut tapi hak suara.
“Tahun 2009 kita agak repot,â€ujar Jenderal Bintang dua ini.
Lantas apa yang akan dilakukan Polri ke depan ? Kapolda mengatakan, kewaspadaan ini sudah diantisifasi jajaran polri dengan memperkuat standarisasi keamanan. Nantinya, polisi akan meningkatkan patroli dilapangan, memunculkan polisi berseragam, guna mewaspadai hal-hal yang tidak diinginkan.
“Opini damai yang ditekankan polisi supaya masyarakat dapat merasakan keamanan,â€tegasnya. (Spy)
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan