Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ditusuk Bambu, Kemaluan Dijahit

Pengambengan

Jumat, 23 Januari 2009, 15:44 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Warga Dusun Ketapang, Pengambengan, Negara digemparkan dengan kejadian aneh dan menyedihkan. Pasalnya Sln (34) yang tertidur pulas di rumahnya tiba-tiba kemaluannya disodok dengan bambu oleh orang tak dikenal hingga terpaksa harus dijahit 7 jahitan.

Dari informasi yang dihimpun di TKP Jumat, (23/1) saat kejadian Sln sedang tidur pulas di rumahnya bersama suami dan anaknya. Keluarga tersebut tidak tahu kalau dari balik gedeg rumahnya ada sepasang mata yang mengintipnya.

Dinihari, Sln merasakan ada yang menusuk kemaluannya sehingga dia berusaha menepisnya. Tepisan tanganya inilah yang membuat kemaluannya robek cukup parah. Di TKP ditemukan barang bukti berupa sabun berbentuk kelamin laki-laki yang pada pangkalnya seperti ada bekas tusukan bambu.

"Sabun tersebut kini diamankan sebagai barang bukti. Namun benda tajam yang diduga bambu tidak ditemukan di TKP. Mungkin dibawa lari oleh pelaku," kata sumber tersebut.

Sumber tersebut menduga kalau kejadian tersebut dilakukan oleh seseorang yang mengidap kelainan seksual dengan mengintip korban terlebih dahulu.

"Sabun berbentuk kelamin laki-laki tersebut disambungkan di ujung bambu namun kemungkinan terjatuh saat korban menepisnya sehingga tinggal bambu saja yang menyodok kemaluan korban," duganya. Menurutnya, kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi namun hingga kini pelakunya masih bebas berkeliaran. "Memang kejadian ini seperti ini sudah beberapa kali terjadi namun baru kali ini korban sampai terluka parah," terangnya.

Dari informasi yang dihimpun di RSUD Negara, Jumat (23/1) kemaluan korban mengalami luka parah hingga harus dijahit dengan 7 jahitan. Selain itu korban memerlukan 2 kantong darah untuk transfusi lantaran mengalami pendarahan yang cukup hebat. Kadus Ketapang, Akhmadi ketika dikonfirmasi Jumat (23/1) membenarkan kejadian yang menimpa warganya itu. Pihaknya sudah mengamankan barang bukti sabun yang berbentuk kelamin laki-laki tersebut. "Kami sudah melakukan koordinasi dengan Babinkamtibmas terkait kasus ini,"ujarnya singkat. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami