Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jadwal Kampaye di Bali Dipadatkan
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
kampanye denpasarKomisi Pemilihan Umum (KPU) pusat memutuskan untuk memadatkan jadwal kampaye partai politik di Bali. Keputusan tersebut didasarkan pada alasan berkurangnya jadwal kampanye parpol di Bali dari 21 hari menjadi hanya 14 hari.
Berkurangnya jadwal kampaye di bali terjadi karena terdapat 7 hari libur terkait hari raya keagamaan seperti Galungan, Kuningan dan Nyepi. Ketua Pokja Kampanye KPU Sri Nuryanti dalam keterangannya di Renon, Selasa (27/1) menyatakan pemadatan jadwal kampanye dilakukandengan cara memberikan 6 parpol untuk berkampanye dalam satu hari. Walaupun sebelumnya dalam satu hari ditetapkan 3 parpol yang melakukan kampanye.
“Kita sudah putuskan untuk memberikan kekhususan di Bali. Kalau secara nasional dalam satu propinsi terdapat 3-4 parpol yang berkampanye, tetapi karena adanya pengurangan jadwal kampanye selama 7 hari di Bali, maka dalam satu hari kita jadwalkan 6 parpol,†papar Sri Nuryanti.
Berdasarkan data KPUD Bali jumlah partai politik di bali mencapai 38 parpol, dengan jumlah calon legislative mercapai sekitar 4.900 calon legislatif. Sedangkan jumlah pemilih di Bali mencapai sekitar 2,6 juta pemilih. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun