Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Polda : Prabangsa Diduga Tewas Dibunuh
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
wartawan tewasJajaran Kepolisian Polda Bali menduga AA Prabangsa, wartawan redaktur Koran Radar Bali, tewas dibunuh. Dugaan itu berdasarkan hasil tes tim forensik dan dari hasil penyelidikan tim gabungan Polda Bali.
Demikian dijelaskan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gede Sugianyar, kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (17/02) .
Kombes Sugianyar mengatakan, saat ini saksi pro-justicia yang telah diperiksa di Direktorat Reskrim Polda Bali berjumlah empat orang. Empat saksi ini merupakan saksi dari kalangan keluarga dan termasuk istri korban.
“Kasus ini menjadi prioritas penyelidikan. Kasus ini memiliki banyak kaitan dan semua harus diperiksa. Penyelidikan akan terus diperdalam. Istri dan keluarga korban sudah kita periksa,”tegasnya.
Perwira asal Gianyar ini mengungkapkan, sampai saat ini keterangan saksi belum bisa dipublikasikan. Karena keterangan para saksi hanya bisa dijadikan untuk kepentingan penyelidikan. Pun termasuk motif didalamnya.
Menyoal apakah benar AA Prabangsa, wartawan Redaktur Radar Bali, diduga tewas dibunuh, dibenarkannya.
“Benar, korban diduga tewas dibunuh. Itu merupakan hasil keterangan dari Forensik dan penyelidikan di lapangan,” bebernya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1978 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun