Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Petinggi Golkar Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Entah disengaja atau tidak. Menjelang digelarnya Rapimnas khusus DPP Partai Golkar, Kamis (23/4) yang agendanya membahas nama cawapres yang akan diusung Partai Golkar buat mendampingi SBY, mendadak petinggi Partai Golkar di Bali sulit dihubungi Senin (20/4).
Masing-masing handphone-nya yang biasa gampang dikontak seakan tertutup buat wartawan. Terbukti berulang-ulang dihubungi, tidak diangkat, bahkan ada yang dimatikan. Padahal beberapa hari lalu, masih dengan gampang dihubungi.
Sejumlah pimpinan puncak Partai Golkar di DPD Bali yang dihubungi lewat handphone-nya, di antaranya Ketua DPD Partai Golkar Bali, Tjokorda Gede Budi Suryawan, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bangli, Wayan Gunawan, Ketua DPD Kabupaten Badung, Ketut Sudikerta, dan Ketua DPD Partai Golkar Karangasem, Gusti Lanang Rai.
Apakah memang sengaja tidak merespon karena susah menentukan pilihan? Di sebagian kalangan DPD di Indonesia, konon beredar aspirasi "Asal Bukan JK". Diprediksi, dalam Rapimnas khusus nanti akan terjadi argumentasi yang seru.
Sebelumnya, sikap Partai Golkar di Bali hampir sama, yakni tidak akan menentukan satu nama untuk diusung baik sebagai capres atau cawapres. "Kami akan kirim sejumlah nama berdasarkan hasil survei di Bali," ujar Tjokorda Suryawan saat itu .
Sejumlah nama yang dimaksudkan, antara lain Jusuf Kalla, Akbar Tanjung, Surya Paloh, Sri Sultan HB X, dan Aburizal Bakrie.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2374 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun