Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Petinggi Golkar Bali

Senin, 20 April 2009, 16:27 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Entah disengaja atau tidak. Menjelang digelarnya Rapimnas khusus DPP Partai Golkar, Kamis (23/4) yang agendanya membahas nama cawapres yang akan diusung Partai Golkar buat mendampingi SBY, mendadak petinggi Partai Golkar di Bali sulit dihubungi Senin (20/4).

Masing-masing handphone-nya yang biasa gampang dikontak seakan tertutup buat wartawan. Terbukti berulang-ulang dihubungi, tidak diangkat, bahkan ada yang dimatikan. Padahal beberapa hari lalu, masih dengan gampang dihubungi.

Sejumlah pimpinan puncak Partai Golkar di DPD Bali yang dihubungi lewat handphone-nya, di antaranya Ketua DPD Partai Golkar Bali, Tjokorda Gede Budi Suryawan, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bangli, Wayan Gunawan, Ketua DPD Kabupaten Badung, Ketut Sudikerta, dan Ketua DPD Partai Golkar Karangasem, Gusti Lanang Rai.

Apakah memang sengaja tidak merespon karena susah menentukan pilihan? Di sebagian kalangan DPD di Indonesia, konon beredar aspirasi "Asal Bukan JK". Diprediksi, dalam Rapimnas khusus nanti akan terjadi argumentasi yang seru.

Sebelumnya, sikap Partai Golkar di Bali hampir sama, yakni tidak akan menentukan satu nama untuk diusung baik sebagai capres atau cawapres. "Kami akan kirim sejumlah nama berdasarkan hasil survei di Bali," ujar Tjokorda Suryawan saat itu .

Sejumlah nama yang dimaksudkan, antara lain Jusuf Kalla, Akbar Tanjung, Surya Paloh, Sri Sultan HB X, dan Aburizal Bakrie.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sss



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami