Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kader Golkar Bali Dukung Capres Sendiri

Denpasar

Selasa, 21 April 2009, 17:40 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Di tengah pro dan kontra terkait calon presiden/cawapres dari Partai Golkar menjelang Pilpres Juli mendatang, seorang kader militant Partai Golkar Bali, Dewa rai Budiasa mendukung pengajuan calon presiden (capres) sendiri. Pertimbangannya, jauh memikirkan masa depan dan harga diri partai berlambang pohon beringin ini.

“Sebagai kader, saya mendukung agar diusung capres sendiri. Ini demi masa depan partai ke depan, tandas Dewa Rai Budiasa, Wakil Ketua Bidang Organaisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Golkar Provinsi Bali, saat dimintai komentarnya Selasa (21/4).

Kata Budiasa, bila Golkar maju dengan capres sendiri ada peluang menang, malah dia optimistis menang, meski kalah dalam Pemilu legislatif. Soal siapa calonnya, menurut Budiasa, ya selayaknya Ketua Umum, yakni Jusuf Kalla.

“Daripada hanya mengajukan calon wapres, ya jadinya tidak menang dan juga tidak kalah,” ujarnya Budiasa yang juga merangkap sebagai Wakil Ketua Badan Pengembangan Pariwisata dan Budaya DPP Partai Golkar.

Ditanya soal Rapimnas khusus yang akan digelar 23 April, Budiasa mengaku dari daerah yang diundang hanya Ketua dan Sekretaris pengurus DPD Provinsi, sedangkan DPD kabupaten/kota tidak.

Dia juga belum tahu pasti, apakah dua utusan yang diundang ini punya hak suara atau bagaimana. “Dalam undangan per 20 April, hanya disebutkan untuk hadir saja,” sebut Budiasa.

Sebagaimana dionelinekan, beberapa waktu lalu, DPD Golkar Bali dalam rakerdanya memutuskan akan mengirim 7 nama ke Rapimnas, yakni Jusuf Kalla, Akbar Tanjung, Surya Paloh, Aburizal Bakrie, Priyo Budi Santoso, Sultan HB X, dan Agung Laksono.

“Setelah Rakerda itu, tak ada lagi rakerda berikutnya sampai menjelang Rapimnas khusus. Berarti, nama ke-7 itu yang tetap diajukan Bali,” tandas Rai Budiasa.(sss).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sss



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami