Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Munie Ditemukan Tewas Membiru

Kamis, 7 Mei 2009, 19:48 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Munie Setiabudi, pendaki asal Surabaya yang jatuh ke jurang saat mendaki Gunung Agung akhirnya ditemukan tewas. Jenasah korban langsung dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar untuk divisum.

Jenazah Munie ditemukan di dasar jurang tempat ia terjatuh sekitar pukul 15.00 Wita. Saat ditemukan oleh tim pencari, korban sudah dalam kondisi meninggal.“Kondisi tubuh korban sudah membiru, pada bagian kepala dan badan ada lukalecet,” ujar seorang anggota tim SAR.

Pukul 16.00 Wita, jenazah korban sudah tiba di daerah penjemputan Temukus. Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar sebelum dikirim ke keluarganya di Surabaya.

Munie Setiabudi (24), warga Desa Kupasan, Simuketa, Gembong, Surabaya. Ia dilaporkan rekannya Nurbianto (17) ke Polsek Rendang jatuh di jurang sedalam 30 meter, di dekat puncak Gunung Agung, pada ketinggian 2700 meter di atas permukaan laut.

Menurut Nurbianto, ia dan korban Munie Setiabudi memulai pendakian Gunung Agung pada Selasa pagi. Setelah 5 jam mendaki, mereka menginap di sebuah base camp, sekitar 2 jam di bawah puncak Gunung Agung.

Rabu pagi, kedua pendaki asal Surabaya ini kembali melakukan pendakian menuju puncak. Mereka akhirnya tiba di puncak gunung setinggi 3142 meter di atas permukaan laut menjelang siang hari.

“Setelah sempat beristirahat sejenak di puncak Gunung Agung dan sempet foto-foto, kita kemudian turun. Nah saya kaget karena dia (korban) turun sambil lari-lari. Sudah saya peringatkan tapi dia tetap lari-lari. Akhirnya korban jatuh ke jurang sedalam 30 meter. Dia sempat saya datangi ke bawah jurang tapi sudah lemas. Saya akhirnya turun sendiri mencari pertolongan,” jelas Nurbianto, saat dimintai keterangan di Polsek Rendang.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/art



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami