Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Korban HIV/AIDS di Buleleng Terus Bertambah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Korban HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng terus bertambah. Bahkan korban terakhir yang meninggal dunia ditemukan masih berusia lima belas tahun. Atas kejadian ini, Komisi Penanggulangan Aids Daerah, KPAD Kabupaten Buleleng meningkatkan peran VCT.
Keganasan penyakit HIV/AIDS yang mematikan dan tidak ada obatnya kian menggerogoti sejumlah warga di Kabupaten Buleleng.
Data terakhir menyebutkan, seorang remaja belia dan berstatus pelajar yang masih duduk di bangku SMP meninggal dunia akibat penyakit tersebut.
“Berbagai upaya telah kita lakukan secara maksimal untuk memperkecil merebaknya virus HIV/ AIDS tersebut, namun justru yang menjadi korban keganasan penyakit tersebut kini mulai menyasar remaja belia. Ini mencengangkan bagi kita, terlebih lagi ada anak SMP,†ungkap Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah, KPAD Kabupaten Buleleng, Made Arga Pynatih, Jumat (8/5) di Kantor Bupati Buleleng.
Meningkatnya jumlah korban HIV/AIDS yang terdeteksi di Buleleng disebabkan upaya VCT yang telah dilakukan sebagai pola antisipasi dini untuk mencegah menularnya penyakit itu.
†Ini karena peran VCT yang terus melakukan pemeriksaan, sehingga kita ketahui jumlah korbannya, memang ini harus dilakukan sebagai pola antsipasi agar masalah HIV/ AIDS, mampu kita redam,†papar Arga Pynatih yang juga Wakil Bupati Buleleng.
Dari data yang dimiliki KPAD Kabupaten Buleleng hingga April 2009 tercatat 537 penderita HIV/AIDS di Buleleng, sebagian besar dari korban tersebut kini masih mendapatkan pendampingan dari sejumlah LSM dan pemeriksaan secara rutin melalui VCT di RSUD Kabupaten Buleleng dan sejumlah Puskesmas yang telah memiliki sarana VCT.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang