Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Petani Tewas Tersengat Listrik
Gerokgak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Berupaya memperbaiki sebuah kabel yang terputus lantaran tertimpa pohon pisang, seorang petani di Dusun Batu Agung Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak Buleleng akhirnya tewas setelah tersengat aliran listrik. Tewasnya Gede Juni Astrawan (24) warga Dusun Batu Agung tersebut berawal saat melihat adanya seutas kabel listrik yang terputus.
Tanpa perhitungan yang tepat, korban berupaya melakukan perbaikan tanpa mengecek adanya aliran listrik. Lantaran nekat memegang ujung kabel yang terputus, Juni Astrawan yang keseharian sebagai petani akhirnya ditemukan tewas dengan tangan mengalami luka bakar.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, hanya ada luka bakar pada tangan dan kasus ini sedang diperdalam Polsektif Gerokgak, kemungkinan dalam kasus ini ada ketelodaran, ini masih kita coba selidiki,” ungkap Kapolsektif Gerokgak, AKP. Nyoman Kartika, Selasa (9/6) usai Gelar Pasukan di Mapolres Buleleng.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penelusuran terkait pemasangan kabel yang melintas di kebun korban. ” Ini masih kita cari pemasangan kabel tersebut untuk apa dan sejumlah saksi sudah kita periksa,” papar Kartika. Korban yang ditemukan dengan posisi terlentang dan memegang ujung kabel selanjutnya dievakuasi polisi bersama warga, dari hasil pemeriksaan secara medis disebutkan tewasnya korban murni akibat tersengat listrik.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan