Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
'Diracun' Arak, ABG Diperkosa 3 Berandalan
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang cewek Anak Baru Gede (ABG), diperkosa secara bergiliran oleh 3 anak muda berandalan di rumah kos-kosan di Jalan Wibisana Denpasar. Perkosaan terjadi, setelah korban dicekoki minuman keras jenis arak.
Insiden ini terjadi, pada 12 Juli sekitar pukul 14.00 Wita. Korban yang berinisial Rus berusia 14 tahun, awalnya ditelpon pelaku bernama Kuping (20), untuk bermain ke rumahnya di Jalan Wibisana Denpasar. Ajakan itu hanya sekadar ngobrol – ngobrol.
Namun, pada kenyataanya, setiba di rumah Kuping, di sana sudah ada Adi (18) dan Nova, keduanya tinggal di Wibisana Denpasar.
Tak lama mengobrol, mereka pun mengeluarkan arak yang sudah dibeli di sebuah toko di Jalan Wibisana. Tawa canda pun berkumandang di rumah kos-kosan tersebut.
Korban yang tinggal di Jalan Cokroaminoto Gang Angsa nomor 24B Denpasar, pun diajak minum hingga teler. Maklum saja, korban meneguk minuman arak hingga 5 gelas.
Pada akhirnya korban pingsan dan tak sadarkan diri. Kesempatan ini pun dipergunakan pelaku untuk memperkosa korban secara bergiliran.
“Korban yang sudah teler berat diperkosa secara bergiliran,”ucap petugas Poltabes Denpasar, Rabu (15/07).
Kejadian ini cepat berlalu. Korban pun sadar dari pingsan. Tapi korban kaget, ketika sadar, sudah tidak memakai pakaian sepotongpun.
Selain itu, korban juga merasakan kemaluannya sakit. Merasa diperkosa beramai ramai, korban melaporkan kasusnya ke Poltabes Denpasar. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan