Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Oknum TNI AL Diperiksa POM AL
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Oknum TNI AL Kadek Suharjo asal Dusun Kawan, Sudaji, Sawan, Buleleng, yang diindikasi membekingi penyelundupan penyu di Buleleng, ditangkap aparat kepolisian pada Minggu (19/7) dini hari. Oknun TNI ‘nakal’ ini kini menjalani pemeriksaan di Polisi Militer Angkatan Laut (POM-AL) Lanal Denpasar.
“Pengalihan pemeriksaan dari Polres Buleleng ke POM-AL tak lepas dari status yang bersangkutan adalah anggota militer bukan sipil,” kata kata KomandanPangkalan TNI AL ( Danlanal ) Denpasar, Kolonel Laut (P) Ketut Arya Budana, Senin (20/07) .
Dikatakannya, sesuai aturan dinas yang bersangkutan diperiksa di POM-AL. Sanksi hukum nantinya tergantung hasil pemeriksaan atau seberapa berat tindak kejahatan yang dilakukan Suharjo.
Apabila dalam pemeriksaan Suharjo terbukti bersalah, menjadi beking, berkas pemeriksaan akan dikirim ke Mahkamah Militer ( Mahmil ) untuk disidangkan.
Selanjutnya Mahkamah militer akan menentukan sanksinya dan kemungkinan besar akan dipecat secara tidak hormat.
Hal sebaliknya akan berlaku jika apabila dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Suharjo tidak mengetahui truk colt Mitsubishi yang dikawalnya berisi penyu.
“Hukuman yang dikenakan bisa ringan, misalnya sanksi disiplin. Dia mungkin di iming-imingi sesuatu sehingga mau mengawal truk itu,”ungkapnya.
Kolonel Budana mengatakan, sangat disayangkan perbuatan Suharjo. Padahal, Ia baru saya pindah dari Pengambengan dua bulan lalu ke pos Celukan Bawang.
“Rolling (perpindahan) anggota biar tidak lama di suatu pos memang sering saya lakukan, biar anggota tidak terkontaminasi. Hee.., ini kena juga,” sebutnya.
Sekadar diketahui, pada Minggu (19/7), Suharjo kedapatan mengawal truk bermuatan 42 penyu hijau ( 2 dalam kondisi mati ) yang disopiri Made Winata, 44, warga Desa Tingga-Tingga, Kecamatan Gerokgak.
Puluhan penyu diduga diangkut dari Pelabuhan Rakyat (Pelra) Pegametan, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Rencananya penyu ini akan dikirim ke Denpasar ke pemilik penyu yang bernama Made Muda.
Tapi saat melintas di depan Mapolsek Seririt, sekitar pukul 01.30 dini hari truk dengan nopol DK 9374 UA bertuliskan Sinar Jaya ini terjaring rasia tim gabungan Polres Buleleng.
Sebelum ditangkap, Suharjo dan Winata sempat mengontak pemilik kapal yang mengangkut penyu agar segera kabur, sebab ada razia.
Petugas kepolisian pun gagal menciduk kapal pengangkut penyu dari Madura tersebut.
Setelah tertangkap, Suharjo mengaku diperintah oleh atasannya Kepala Pos TNI AL Celukan Bawang Lettu Wahyudi.
Kolonel Budana pun membantahnya. Menurutnya, Suharjo sempat ijin keluar dengan alasan giat (ada kegiatan).
“Sebagai atasan Wahyudi mengijinkan. Masih kita selidiki,” bebernya lagi.
Danlanal menduga itu keteledoran Wahyudi selaku pimpinan dan tidak menutup kemungkinan yang bersangkutan akan dikenakan sanksi.
“Dia bisa dipindah dari posisinya sebagai kepala Pos TNI AL Celukan Bawang,” kata Kolonel Budana. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1982 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1840 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1746 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun