Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
BTB Serukan Event Organizer Tak Batalkan Kegiatan
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Pariwisata Bali (BTB) menyerukan kepada event organizer (Pengelola kegiatan) di Bali ataupun nasional untuk tidak membatalkan kegiatan yang telah dijadwalkan akan dilaksanakan di Bali. BTB berharap event organizer tidak membatalkan kegiatan hanya karena alasan aksi peledakan bom di Hotel JW Mariot dan Ritz Carlton Jakarta.
Begitu juga BTB berharap organisasi atau lembaga yang berencana menggelar kegiatan di Bali untuk tetap kegiatan. Ketua BTB Ngurah WIjaya pada keteranganya di Sanur (23/7) menyatakan hal ini bertujuan untuk tetap menjaga kestabilan pariwisata. Sebab pembatalan hanya akan menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan.
“Justru kalau kita mundur citra kita akan terpuruk, kita sendiri takut dengan adanya itu apalagi orang lain. Kita harus tunjukkan bahwa mereka juga gak perlu takut datang ke Bali,” ujar Ngurah Wijaya.
Ngurah WIjaya menambahkan setiap tahunnya di Bali terdapat sekitar 12 kegiatan festival seni dan budaya yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Seperti Festival Sanur, Kuta Karnival, Festival Nusa Dua dan Festival Ubud. Namun sangat disayangkan kegiatan festival tersebut belum pernah
mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat.(mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2802 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun