Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Buleleng Timur-Barat Terancam Kekeringan
Singaraja
Senin, 3 Agustus 2009,
13:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng dalam bulan ini terancam kekeringan, namun Pemkab Buleleng berjanji untuk mendapatkan sumber mata air yang akan dikelola untuk mengantisipasi bencana kekeringan tersebut.
Wilayah Kabupaten Buleleng yang rentan dengan kekeringan tersebut terjadi di Buleleng Timur yang meliputi sejumlah desa di Kecamatan Tejakula, Kubutambahan dan Sawan, sedangkan di Wilayah Buleleng Barat, kekeringan melanda sebagian besar Desa di Kecamatan Gerokgak, Seririt dan Banjar.
“Ini telah kita upayakan dengan beberapa sumber mata air yang berada dibawah pegunungan, bahkan ada sumber-sumber air yang berada dipantai akan kita upayakan untuk mengangkat potensi air itu dalam mengantisipasi kekeringan, sumber mata air ini adan dipantai tejakula, kubutambahan dan gerokgak, ini masih kita upayakan,†papar Bupati Buleleng, Putu Bagiada, Senin (3/8).
Langkah penyiapan pengelolaan sejumlah Sumber Mata Air di beberapoa titik di kawasan pantai tersebut telah diupayakan dengan mengunakan tekhnologi sederhana,†kita masih berupaya untuk mencoba melakukan uji coba pemanfaatan beberapa titik mata air dengan sebuah alat yang ditemukan ITB,†papar Bagiada.
Akibat kondisi kekeringan di sejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng tersebut mengancam gagal panen, parahnya lagi, warga mengaku kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang dipergunakan untuk keperluan harian. (sas)
Wilayah Kabupaten Buleleng yang rentan dengan kekeringan tersebut terjadi di Buleleng Timur yang meliputi sejumlah desa di Kecamatan Tejakula, Kubutambahan dan Sawan, sedangkan di Wilayah Buleleng Barat, kekeringan melanda sebagian besar Desa di Kecamatan Gerokgak, Seririt dan Banjar.
“Ini telah kita upayakan dengan beberapa sumber mata air yang berada dibawah pegunungan, bahkan ada sumber-sumber air yang berada dipantai akan kita upayakan untuk mengangkat potensi air itu dalam mengantisipasi kekeringan, sumber mata air ini adan dipantai tejakula, kubutambahan dan gerokgak, ini masih kita upayakan,†papar Bupati Buleleng, Putu Bagiada, Senin (3/8).
Langkah penyiapan pengelolaan sejumlah Sumber Mata Air di beberapoa titik di kawasan pantai tersebut telah diupayakan dengan mengunakan tekhnologi sederhana,†kita masih berupaya untuk mencoba melakukan uji coba pemanfaatan beberapa titik mata air dengan sebuah alat yang ditemukan ITB,†papar Bagiada.
Akibat kondisi kekeringan di sejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng tersebut mengancam gagal panen, parahnya lagi, warga mengaku kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang dipergunakan untuk keperluan harian. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 110 Kali
02
03
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 61 Kali
04
05
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 56 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026