Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Berkas Prabangsa Segera Dilimpahkan
Denpasar
Senin, 3 Agustus 2009,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah sekian lama diproses di Polda Bali, akhirnya kasus pembunuhan Redaktur koran Radar bali AA Narendra Prabangsa, siap dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan. Meski agak lamban, penyidik menyatakan tidak ingin gegabah dalam pelimpahan berkas.
Demikian ditegaskan Kasat I Dit.Reskrim Polda Bali, AKBP. Achmad Nurwakhid.
Menurutnya, berkas telah selesai setebal 10 centimeter. Ditegaskannya, meski agak lamban, penyidik tidak ingin gegabah dalam pelimpahan berkas.
-uSupaya tidak dikembalikan lagi oleh pihak kejaksaan untuk dilakukan perbaikan terhadap berkas tersangka atau yang disebut sebagai P19,-ucapnya tegas.
Ditanya sisa masa penahanan para tersangka ? AKBP Ahmad merasa optimis dengan kesempurnaan berkas tersebut. Ditegaskannya, apabila nantinya apabila ada pengembalian berkas itu pun hanya kesalahan administrasi saja.
-uWaktu masih banyak untuk melakukan penahanan,- bebernya.
AKBP Ahmad mengatakan, sudah memperhitungkan waktu penyelesaian berkas tersebut. Dimana, walau kemungkinan terburuk berkas dikembalikan benar terjadi, waktu penahanan yang total secara keseluruhan 120 hari masih banyak tersisa.
Bagaimana ancaman pasal terhadap para tersangka ?
AKBP Ahmad mengatakan, bagi tersangka yang turut serta mengeksekusi ancaman hukuman maksimal yang dikenakan adalah hukuman seumur hidup. Namun perwira ini enggan menjelaskan siapa saja tersangkanya.
Dari fakta yang terungkap, tersangka yang terjerat pasal ancaman mati bisa diduga adalah tersangka Nyoman Susrama, adik Bupati Bangli. Dia bakal dikenakan pasal berlapis, yakni pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP. (Spy)
Demikian ditegaskan Kasat I Dit.Reskrim Polda Bali, AKBP. Achmad Nurwakhid.
Menurutnya, berkas telah selesai setebal 10 centimeter. Ditegaskannya, meski agak lamban, penyidik tidak ingin gegabah dalam pelimpahan berkas.
-uSupaya tidak dikembalikan lagi oleh pihak kejaksaan untuk dilakukan perbaikan terhadap berkas tersangka atau yang disebut sebagai P19,-ucapnya tegas.
Ditanya sisa masa penahanan para tersangka ? AKBP Ahmad merasa optimis dengan kesempurnaan berkas tersebut. Ditegaskannya, apabila nantinya apabila ada pengembalian berkas itu pun hanya kesalahan administrasi saja.
-uWaktu masih banyak untuk melakukan penahanan,- bebernya.
AKBP Ahmad mengatakan, sudah memperhitungkan waktu penyelesaian berkas tersebut. Dimana, walau kemungkinan terburuk berkas dikembalikan benar terjadi, waktu penahanan yang total secara keseluruhan 120 hari masih banyak tersisa.
Bagaimana ancaman pasal terhadap para tersangka ?
AKBP Ahmad mengatakan, bagi tersangka yang turut serta mengeksekusi ancaman hukuman maksimal yang dikenakan adalah hukuman seumur hidup. Namun perwira ini enggan menjelaskan siapa saja tersangkanya.
Dari fakta yang terungkap, tersangka yang terjerat pasal ancaman mati bisa diduga adalah tersangka Nyoman Susrama, adik Bupati Bangli. Dia bakal dikenakan pasal berlapis, yakni pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5940 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4654 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026