Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Sering Dikunjungi Bule, Pantai Medewi Terbengkalai
Medewi
Selasa, 11 Agustus 2009,
17:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pantai Medewi di Desa Medewi, Pekutatan merupakan salah satu obyek wisata yang sering dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman), utamanya penghobby surfing. Sayangnya, obyek wisata ini cenderung kurang mendapatkan perhatian.
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (11/8), hampir setiap hari pantai ini dikunjungi oleh wisma alias bule. Pasalnya, ombak di pantai ini sangat potensial untuk menyalurkan hobbynya surfing. Di sisi lain, pantai ini juga dijadikan salah satu penopang ekonomi warga sekitar.
Sayangnya, kendati potensial untuk dikembangkan sebagai obyek wisata unggulan, Pemkab Jembrana belum melirik obyek wisata tersebut untuk dikembangkan.
Halim Hatta, salah satu pelaku wisata, mengeluhkan kondisi yang ada di pantai Medewi. Warga asli Medewi ini mengaku heran mengapa Pemkab malah menggelontorkan dana milyaran rupiah untuk membangun Pantai Delod Berawah padahal menurutnya pantai tersebut sepi pengunjung.
“Saya heran, kena kok seperti itu. Medewi yang sering dikunjungi bule malah tidak tersentuh,†tandasnya. Malah, kata Halim, untuk membangun kamar mandi atau toilet untuk mandi seusai surfing dibangun oleh pihak hotel yang ada di sana.
Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Dikporaparbud Jembrana, Ni Ketut Citrawati ketika ditemui, Selasa (11/8) membantah kalau perhatian Pemkab kepada Pantai Medewi minim.
Menurut Citrawati, obyek wisata pantai itu sudah dikelola sendiri oleh warga sekitar dan bisa berkembang sedangkan pemerintah memfokuskan ke pengembangan obyek wisata yang lain seperti Delod Berawah.
“Kami sudah bangun rumah payung bagi wisatawan untuk berteduh. Toiletnya dulu sudah ada namun sekarang rusak,†terangnya. Citrawati juga mengungkapkan kalau ke depan pihaknya akan mengupayakan membuat pedestrian di sepanjang jalan masuk ke pantai. â€Sekarang masih terbentur dana†tandasnya. (dey)
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (11/8), hampir setiap hari pantai ini dikunjungi oleh wisma alias bule. Pasalnya, ombak di pantai ini sangat potensial untuk menyalurkan hobbynya surfing. Di sisi lain, pantai ini juga dijadikan salah satu penopang ekonomi warga sekitar.
Sayangnya, kendati potensial untuk dikembangkan sebagai obyek wisata unggulan, Pemkab Jembrana belum melirik obyek wisata tersebut untuk dikembangkan.
Halim Hatta, salah satu pelaku wisata, mengeluhkan kondisi yang ada di pantai Medewi. Warga asli Medewi ini mengaku heran mengapa Pemkab malah menggelontorkan dana milyaran rupiah untuk membangun Pantai Delod Berawah padahal menurutnya pantai tersebut sepi pengunjung.
“Saya heran, kena kok seperti itu. Medewi yang sering dikunjungi bule malah tidak tersentuh,†tandasnya. Malah, kata Halim, untuk membangun kamar mandi atau toilet untuk mandi seusai surfing dibangun oleh pihak hotel yang ada di sana.
Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Dikporaparbud Jembrana, Ni Ketut Citrawati ketika ditemui, Selasa (11/8) membantah kalau perhatian Pemkab kepada Pantai Medewi minim.
Menurut Citrawati, obyek wisata pantai itu sudah dikelola sendiri oleh warga sekitar dan bisa berkembang sedangkan pemerintah memfokuskan ke pengembangan obyek wisata yang lain seperti Delod Berawah.
“Kami sudah bangun rumah payung bagi wisatawan untuk berteduh. Toiletnya dulu sudah ada namun sekarang rusak,†terangnya. Citrawati juga mengungkapkan kalau ke depan pihaknya akan mengupayakan membuat pedestrian di sepanjang jalan masuk ke pantai. â€Sekarang masih terbentur dana†tandasnya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2828 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026