Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bupati Klungkung Telat, Simakrama Molor
Beritabali.com, Semarapura
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Kegiatan simakrama atau tatap muka yang digelar oleh gubernur Bali di kabupaten klungkung molor hingga 10 sampai dengan 15 menit, hal ini terjadi karena bupati klungkung terlambat hadir di tempat simkarama yang dihadiri gubernur bali, Made Mangku Pastika, Sabtu (26/9).
Pastika sebelumnya telah hadir 15 menit sebelumnya di wanital depan kantor bupati klungkung. Sambil menunggu bupati klungkung yang belum hadir, gubernur sempat bercengkrama dengan peserta simakrama.
Setelah menunggu hingga 10 menit, bupati klungkung Wayan Chandra juga belum hadir, akhirnya gubernur duduk di tempat yang telah disediakan bersama Kepala Bappeda Provinsi Bali, Ir. I Nengah Suarca,M.Si.
Baca juga:
Pembunuh Shinzo Abe Sempat Surati Blogger
Hingga 5 menit gubernur duduk di depan, baru kemudian bupati klungkung datang. Yang justru mengejutkan, gubernur mempersilahkan bupati klungkung untuk duduk
di sebelah kanannya dan menyebabkan adanya kasak-kusuk di kalangan peserta simakrama.
Beberapa diantaranya menyatakan kecewa, karena malahan tuan rumah yang telat datang dan justru dipersilahkan duduk oleh Mangku Pastika.
Sementara itu bupati klungkung ketika memberikan sambutan mengucapkan terima kasih atas perhatian gubernur bali terhadap perhatian gubernur pada daerah klungkung terutama pada kawasan nusa penida dalam penyediaan air bersih. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun