Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bupati Klungkung Telat, Simakrama Molor
Beritabali.com, Semarapura
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Kegiatan simakrama atau tatap muka yang digelar oleh gubernur Bali di kabupaten klungkung molor hingga 10 sampai dengan 15 menit, hal ini terjadi karena bupati klungkung terlambat hadir di tempat simkarama yang dihadiri gubernur bali, Made Mangku Pastika, Sabtu (26/9).
Pastika sebelumnya telah hadir 15 menit sebelumnya di wanital depan kantor bupati klungkung. Sambil menunggu bupati klungkung yang belum hadir, gubernur sempat bercengkrama dengan peserta simakrama.
Setelah menunggu hingga 10 menit, bupati klungkung Wayan Chandra juga belum hadir, akhirnya gubernur duduk di tempat yang telah disediakan bersama Kepala Bappeda Provinsi Bali, Ir. I Nengah Suarca,M.Si.
Baca juga:
Pembunuh Shinzo Abe Sempat Surati Blogger
Hingga 5 menit gubernur duduk di depan, baru kemudian bupati klungkung datang. Yang justru mengejutkan, gubernur mempersilahkan bupati klungkung untuk duduk
di sebelah kanannya dan menyebabkan adanya kasak-kusuk di kalangan peserta simakrama.
Beberapa diantaranya menyatakan kecewa, karena malahan tuan rumah yang telat datang dan justru dipersilahkan duduk oleh Mangku Pastika.
Sementara itu bupati klungkung ketika memberikan sambutan mengucapkan terima kasih atas perhatian gubernur bali terhadap perhatian gubernur pada daerah klungkung terutama pada kawasan nusa penida dalam penyediaan air bersih. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan