Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Susrama Ngotot Tak Bersalah, Wartawan Emosi
Beritabali.com, Denpasar
Kamis, 8 Oktober 2009,
14:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pengadilan Negeri Denpasar hari ini (8/10) menggelar sidang perdana kasus pembunuhan wartawan koran Radar Bali, Anak Agung Prabangsa. Sidang perdana ini diwarnai keributan antara wartawan dengan salah satu terdakwa.
Keributan antara wartawan dengan terdakwa ini terjadi usai sidang salah seorang terdakawa Nyoman Susrama, yang diduga menjadi otak pembunuhan wartawan Radar Bali Anak Agung Prabangsa.
Saat berdialog di sel tahanan dengan wartawan usai sidang, Susrama yang juga adik kandung Bupati Bangli ini bersikukuh tidak ikut terlibat pembunuhan.
-uSaya tidak memberi perintah untuk membunuh. Anda (wartawan) sendiri yang tahu bagaimana rekan Anda itu. Ini rekayasa semua,- kata Susrama tanpa merinci arti kata rekayasa yang dimaksud.
Keributan kemudian pecah setelah jawaban terdakwa Susrama kepada wartawan dinilai mengandung unsur ancaman kepada wartawan.
-uSaya tidak emosi, Anda (wartawan) sendiri yang memancing, saya siap dihukum berat, tapi jika ini tidak terbukti, Anda wartawan sebaiknya memberitakan yang benar,- kata Susrama sambil menunjuk-nunjuk wartawan tv dan fotografer yang ada di depan sel tahanan.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, terdakwa Nyoman Susrama kemudian diamankan sejumlah personil kepolisian Polda Bali.
Beberapa wartawan yang marah terus memburunya hingga ke mobil tahanan.
Berkat kesigapan aparat, bentrokan antara wartawan dan terdakwa dapat dihindari.
Angga, Salah seorang kameramen tv nasional yang emosi pun berhasil ditenangkan sejumlah aparat Brimob Polda Bali dan wartawan.
-uDia (Susrama) ngancam-ngancam wartawan, sudah salah nggak mau ngaku lagi,- teriak Angga emosi, sambil diamankan beberapa wartawan dan brimob.
Untuk menghindari kekisruhan lebih lanjut di PN Denpasar, mobil tahanan yang membawa Nyoman Susrama pun dilarikan ke sel tahanan di Polda Bali. (bob)
Keributan antara wartawan dengan terdakwa ini terjadi usai sidang salah seorang terdakawa Nyoman Susrama, yang diduga menjadi otak pembunuhan wartawan Radar Bali Anak Agung Prabangsa.
Saat berdialog di sel tahanan dengan wartawan usai sidang, Susrama yang juga adik kandung Bupati Bangli ini bersikukuh tidak ikut terlibat pembunuhan.
-uSaya tidak memberi perintah untuk membunuh. Anda (wartawan) sendiri yang tahu bagaimana rekan Anda itu. Ini rekayasa semua,- kata Susrama tanpa merinci arti kata rekayasa yang dimaksud.
Keributan kemudian pecah setelah jawaban terdakwa Susrama kepada wartawan dinilai mengandung unsur ancaman kepada wartawan.
-uSaya tidak emosi, Anda (wartawan) sendiri yang memancing, saya siap dihukum berat, tapi jika ini tidak terbukti, Anda wartawan sebaiknya memberitakan yang benar,- kata Susrama sambil menunjuk-nunjuk wartawan tv dan fotografer yang ada di depan sel tahanan.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, terdakwa Nyoman Susrama kemudian diamankan sejumlah personil kepolisian Polda Bali.
Beberapa wartawan yang marah terus memburunya hingga ke mobil tahanan.
Berkat kesigapan aparat, bentrokan antara wartawan dan terdakwa dapat dihindari.
Angga, Salah seorang kameramen tv nasional yang emosi pun berhasil ditenangkan sejumlah aparat Brimob Polda Bali dan wartawan.
-uDia (Susrama) ngancam-ngancam wartawan, sudah salah nggak mau ngaku lagi,- teriak Angga emosi, sambil diamankan beberapa wartawan dan brimob.
Untuk menghindari kekisruhan lebih lanjut di PN Denpasar, mobil tahanan yang membawa Nyoman Susrama pun dilarikan ke sel tahanan di Polda Bali. (bob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026