Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Adik-Kakak Tewas Ditabrak Carry
BERITABALI.COM, TABANAN.
Dua kakak beradik I Gusti Agung Adi Swandana (23) dan I Gusti Agung Alit Trisna Dewi (20) tewas ditabrak mobil cary DK 1439 MA di Jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di Dusun Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Kamis (22/10).
Dua koban yang berasal dari Banjar Tamansari, Gerokgak, Kabupaten Buleleng tewas seketika di TKP karena mengalami luka parah.
Sebelum naas menimpa kedua kakak beradik yang masih bersatus mahasiswa tersebut, keduanya mengendarai sepeda motor Honda Kirana DK 4177 C meluncur dari arah Denpasar-Singaraja.
Tiba-tiba saat melintas di TKP datang Carry DK 1439 MA yang dikemudikan Ketut Budi Restika (22). Cary tersebut mengambil jalur yang dilalui kedua korban.
Karena datangnya carry dengan kecepatan tinggi, I Gusti Agung Adi Swandana yang saat itu mengendarai Honda Kirana dan membonceng adiknya tidak mampu menghidar dan tabrakan pun terjadi di jalur Honda Kirana.
Akibat benturan keras itu kedua korban terpental bahkan sepeda motornya terpental membentur pohon begitujuga mobil carry yang dikemudikan Restika yang beralamat di Banjar Beji, Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Buleleng terpental menabrak pohon di pinggir jalan.
Pengendara mobil cary kurang hati-hati saat melintasi tikungan landai ke kanan sehingga kendaraanya melewati as jalan, dan disaat bersamaan kedua korban datang dari
arah berlawanan,jelas Kasatlantas AKP IGM Punia.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan