Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pemkot Denpasar Gelar Festival Pulau Serangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pulau Serangan yang dulu terkenal dengan pulau Penyu ternyata menyimpan banyak pesona. Apalagi sejak dibangunnya jembatan penghubung, makin memudahkan orang untuk mengenal lebih dekat pulau ini. Untuk membangkitkan pesona tersebut Pemerintah Kota Denpasar berencana menggelar kegiatan yang bertajuk Festival Pulau Serangan
Demikian disampaikan Kadis Perindag Drs. I Wayan Gatra, M.Si didampingi Kadiparda Drs. Pt. Budiasa, Parajuru Desa Serangan, dan pihak penyelenggara saat audensi dengan Walikota (Selasa (10/11) di ruang kerja Wallikota.
Walikota Rai Mantra dalam audensi tersebut mengatakan, digelarnya Festival Pesona Pulau Serangan adalah bertujuan untuk membangkitkan kembali segala pesona yang dimiliki pulau ini seperti pesona hutan bakau (mangrove), kampung nelayan, beragam penyu, ikan hias, multikultur, tempat eksploitasi (khusus bagi penghobi sepeda dan photographer), budaya, spiritual, kuliner, wisata alam dan bahari.
Dengan segala pesona yang dimiliki pulau ini melalui festival Serangan diharapkan segala potensi dan daya tarik pulau ini akan tergarap dengan baik. Dan dengan tergarapnya potensi ini pulau Serangan akan makin dikenal baik oleh masyarakat lokal maupun internasional,jelasnya.
Disamping itu melalui festival “Pesona Pulau Serangan masyarakat akan semakin tertantang dan tergugah untuk membagun daerahnya terutama dalam membangkitkan sektor ekonomi kreatif yang berbasis budaya unggulan.
Sementara Kadis Perindag I Wayan Gatra juga menjelaskan, dalam Festival nanti beberapa kegiatan akan digelar seperti; penanaman trumbu karang oleh Walikota, masyarakat dan seluruh stake holder, kampanye gerakan serangan bersih, kuliner, pameran, seni intalasi dan grafis dengan tema Green And Conservation, display, gelar kreatifitas seni dan budaya, parada band, lomba jukung, lomba berenang tradisional, sarasehan dan lain-lain.
Festival Serangan ini akan digelar selama tiga hari yaitu mulai tanggal 13 hingga 15 November 2009 bertempat di Pulau serangan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun