Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ray D Sky Siapkan Lagu Bagi Penyu di Turtle Island
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Komitmen masyarakat Pulau Serangan untuk mengembalikan citra pulau tersebut sebagai turtle island (Pulau Penyu) menjadi ilham bagi kelompok musik bernuansa folk Ray D Sky untuk menciptakan lagu bertemakan penyu. Menurut rencana lagu tersebut khusus dipersembahkan buat masyarakat Pulau Serangan.
Vokalis Ray D Sky Aray pada keteranganya di Pulau Serangan (20/11) menyatakan Pulau Serangan telah memberi inspirasi bagi Ray D Sky untuk mengembangkan lagu-lagu bernuansa lingkungan. Kami sudah mendapatkan ide poin lagunya, kami akan segera buat musiknya kata Aray.
Aray mengakui tidak berani memasang target kapan lagu tersebut akan selesai dibuat, namun yang jelas Ray D Sky masih harus mendalami tentang kehidupan penyu dan masyarakat Pulau Serangan. Bahkan untuk mewujudkan lagunya tersebut Ray D Sky berencana akan untuk tinggal sebulan di Pulau Serangan.
Ray D Sky yang terdiri dari 4 personil yaitu Aray, Iwano, Bongky dan Aci bukanlah aktivis lingkungan tetapi mereka mengakui sangat cinta akan kelestarian lingkungan. Apalagi hobi dari para personil Ray D Sky ini yaitu menjadikan laut dan pantai sebagai tempat berlibur paling favorit
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun