Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Terpeleset, Siswa SD Tewas Kesetrum
Beritabali.com, Busungbiu
BERITABALI.COM, BULELENG.
Terpeleset dan terjatuh, seorang pelajar kelas V di SDN 2 Sepang tewas saat berangkat menuju sekolah, lantaran sebuah kabel beraliran listrik dipegang secara reflek hingga mengakibatkan kesetrum.
Peristiwa yang mengakibatkan Kadek Dwi Kharismayana (12), Rabu (13/1) berawal saat korban pamitan berangkat ke sekolah, kondisi hujan yang terus menerus mengakibatkan jalan di Dusun Kembang Rijasa, Desa Sepang Kecamatan Busungbiu licin yang mengakibatkan korban Dwi Kharismayana terpeleset hingga terjatuh, namun sempat meraih seutas kabel yang kemudian mengakibatkan korban tersengat listrik dan tewas dilokasi peristiwa.
“Kabel listrik itu terpasang dipinggir jalan, sehingga saat korban terpeleset secara spontan memegang kabel yang ternyata ada aliran listrik, akibatnya korban tewas lantaran tersengat listrik tersebut,” ungkap Kapolsektif Busungbiu, AKP. Putu Aryana. Kadek Dwi Kharismayana yang tewas dengan berpakaian sekolah itu akhirnya dapat dievakuasi setelah aliran listrik yang dipadamkan. “Setelah tidak ada aliran listrik, korban dapat dievakuasi dan polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kasus tewasnya pelajar kelas lima ini,” papar Aryana.
Setelah dilakukan pemeriksaan secara medis oleh Dokter Puskesmas Busungbiu, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga, sedangkan kedua orang tua korban pasrah menerima nasib yang dialami anak keduanya tersebut.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan