Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tidak Boleh Ada Labelisasi Terhadap Korban Si Codet
Beritabali.com, Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar, meminta agar pelaku pemerkosaan berantai terhadap sejumlah siswi sekolah dasar di Bali ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Terhadap anak-anak yang telah menjadi korban perkosaan perlu ada upaya pemulihan serta menjauhkan mereka dari labelisasi korban perkosaan.
Baca juga:
60.924 Ekor Sapi di Lombok Sembuh dari PMK
Hal ini disampaikan Linda Gumelar di Sanur, Bali, hari ini (19/5) saat menghadiri konfrensi ke 24 Asosiasi Perempuan Asia Tenggara.
Menurut Linda Gumelar, pelaku pemerkosaan berantai terhadap beberapa siswi SD di Bali dan Batam ini perlu diberi sanksi yang tegas sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.
Pelaku perlu diberi hukuman maksimal dan setimpal karena telah memperkosa banyak anak bawah umur dan merusak masa depan anak Indonesia, kata Linda Gumelar.
Linda berharap aksi pemerkosaan terhadap anak di bawah umur ini tidak terulang lagi di kemudian hari. Oleh karena itu ia menekankan pentingnya sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak diberikan di seluruh wilayah Indonesia.
Terhadap anak-anak yang telah menjadi korban perkosaan, Linda Gumelar menyatakan perlu ada upaya rehabilitasi baik fisik maupun psikis.
Anak-anak yang menjadi korban juga harus dijauhkan dari labelisasi bahwa ia telah menjadi korban perkosaan, kasihan mereka, ujarnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan