Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Diduga Ada Aktor Intelektual Terbunuhnya Echa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Keluarga korban sampai saat ini belum percaya terhadap kejahatan yang dilakukan tersangka Wayan Budi alias Panjul. Mereka menduga, selain Panjul dan Sugeng masih ada aktor intelektual lainnya.
Dugaan adanya aktor intelektual atau orang ketiga dikatakan ayah kandung korban Dewa Gede Suparta kepada Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko.
Di depan pertemuan dengan wartawan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bangli ini, mempertanyakan pasca penemuan mayat anaknya di kamar kos di Jalan IB Oka Gang Rencong nomor 10, Panjer, Denpasar.Diuraikannya, saat penemuan mayat anaknya, Mantan Kabag Humas Pemkot ini melihat selimut anaknya rapi dan kamar terkunci dari luar.
“Saya mempertanyakan siapa yang menaruh selimut di tubuh korban dengan rapi dan kamar terkunci dari luar? Apakah ada orang lain selain dua tersangka itu,” ulasnya sambil menunjuk kedua tersangka yang mengenakan zebo warna hitam.
Menanggapi pertanyaaan Dewa Gede Saputra, Kapolda tidak bisa menjawab. Namun secara bijak, dia mengucapkan terima kasih atas pertanyaan yang diberikan. Nantinya, penyidik akan mendalami sejauh mana keterlibatan tersangka Panjul terkait kematian Echa.“Itu masalah teknis penyelidikan. Kita akan perdalam. Terima kasih atas sarannya dan akan kita selidiki kembali,” ungkapnya lagi.
Pun saat ditanya wartawan, apakah pembunuhan ini telah direncanakan oleh pelaku lain, bertalian erat dengan jabatan ayah kandung korban sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan?“Belum dan masih kita selidiki,” tegasnya.Dalam penjelasan Jenderal bintang dua asal Solo ini, di pemeriksaan, tersangka Panjul mengaku berniat merampok di kamar korban.
“Tersangka tidak berniat memperkosa. Tapi dia perlu uang dan merampok barang barang yang dijual cepat,” beber Kapolda, pada Kamis (30/9).Belum diketahui, mengapa tersangka menyasar kamar korban yang terletak di Jalan IB Oka Gang Rencong nomor 10, Panjer, Denpasar.“Itu masih kita selidiki, namun tersangka mengaku sudah mensurvei kamar korban sebanyak dua kali,” tegasnya.
Setelah membunuh korban dengan Sembilan tusukan, Kapolda mengatakan, tersangka kabur dan berniat menjual harta benda yang dirampoknya, diantaranya HP, laptop. Tapi, untuk sepeda motor, tersangka tidak berniat menjual.“Dia tidak berniat menjual sepeda motor, tapi barang-barang lain sudah dijual oleh temannya Sugeng,” ulasnya.
Sebagai ganjaran atas perbuatannya, tersangka Panjul dikenakan Pasal 339 KUHP jo Pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP ancaman 15 tahun penjara.Sedangkan tersangka Sugeng Haryanto dijerat Pasal 480 KUHP jo Pasal 365 KUHP dan Pasal 338 KUHP ancaman 15 tahun penjara.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan