Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tiga Polisi Korban Banjir Wasior Dirawat di Bali

Senin, 11 Oktober 2010, 19:41 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tiga anggota polisi asal Bali korban banjir bandang di Kota Wasior, Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat, tiba di RS Trijata Polda Bali, pada Minggu (10/10). mMereka memilih berobat di Bali karena dekat dengan keluarganya.

Tiga Polisi yang berdinas di Polsek Wasior itu adalah Bripda Wayan Juliarta (24), Bripda Wayan Sudarta (23) dan Bripda Ketut Ari Wisuda (26).

Dari informasi yang dihimpun di RS Trijata Polda Bali, dari tiga korban, luka Bripda Ketut Ari Wisuda terbilang cukup parah. Bintara asal Desa Pedawa, Kecamatan Banjar Buleleng ini menderita patah kaki kiri.


Anggota Intelkam yang terbaring di Ruang kecubung B2-16 RS Trijata itu juga mengalami luka robek sepanjang 11 cm mulai samping bibir hingga samping telinga kanan dengan 14 jaritan serta jempol kanan patah.

Dua rekannya hanya mengalami luka robek pada dagu dan menjalani rawat jalan, terang Kabid Humas Polda Bali Kombes Sugianyar saat menjenguk Bripda Ketut Ari Wisuda, Senin (11/10).


Sugianyar menjelaskan, dari laporan sementara, selain ketiga korban ini, masih ada tiga lagi anggota polisi asal Bali yang digulung banjir bandang.

Mereka adalah I Gusti Yudi Priyadya asal Karangasem yang dilaporkan tewas di tempat. Kemudian Nyoman Merta Artana asal Singaraja dan Wayan Sukayasa asal Karangasem yang sampai sekarang belum ditemukan.

Bagaimana pengalaman Bripda Ketut Ari Wisuda pasca banjir bandang itu?

Dia menceritakan kalau sebelum kejadian, Senin (4/10), dia sedang istirahat di dalam mes yang lokasinya dekat pantai. Sekitar pukul 07.00 WIT, dia mendengar suara gemuruh.

Saya sempat cek keluar tetapi airnya masih kecil. Karena perasaan tidak enak karena semalaman hujan deras, saya membangunkan teman-teman,ujarnya.

Sebelum memanggil teman temannya, air mendadak besar lanjut menghantam tempat tinggalnya. Untungnya, dia tidak sampai hanyut karena dijepit kekayuan sedangkan rekannya tewas. (spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami