Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
LSM Nilai Terlalu terburu-buru
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lembaga swadaya masyarakat Yayasan Manikaya Kauci merekomendasikan kepada pemerintah provinsi Bali untuk mengevaluasi ulang target program Bali organic pada 2013. Manikaya Kauci menilai target untuk menjadikan pertanian Bali sebagai pertanian organic pada 2013 terlalu bombastis dan terburu-buru.
Direktur Yayasan Manikaya Kauci Gunanjar pada keteranganya di Denpasar (2/11) menyaampaikan mewujudkan pertanian Bali sebagai pertanian organic untuk menjadikan Bali sebagai pulau organic tidak hanya sebatas mengubah pola penggunaan pupuk pada pertanian dari pupuk kimia menjadi pupuk organic. Hal yang lebih penting adalah mengubah pola pikir petani sehingga pemakaian pupuk organic menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.
Faktor yang lebih penting juga dicermati yaitu upaya menetralisir tanah pertanian di Bali yang sudah tercemar pupuk kimia dalam jangka waktu cukup lama. Dalam waktu 3 sampai 5 tahun itu tidak masuk akal, pembersihan bahan kimia dalam tanah itu perlu bertahap dan waktunya lama papar Gunanjar.
Direktur Yayasan Manikaya Kauci Gunanjar mengungkapkan akan sangat sulit untuk mewujudkan pertanian Bali yang organic 100 persen. Jika diperhatikan lahan pertanian di Bali selama ini mendapatkan pasokan aliran air yang sudah tercemar oleh limbah dan mengandung logam-logam berat atau bahan kimia berbahaya. Menurut Gunanjar Bali membutuhkan waktu antara 15 sampai 20 tahun untuk mewujudkan pertanian yang organic.(mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2785 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun