Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
LSM Nilai Terlalu terburu-buru
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lembaga swadaya masyarakat Yayasan Manikaya Kauci merekomendasikan kepada pemerintah provinsi Bali untuk mengevaluasi ulang target program Bali organic pada 2013. Manikaya Kauci menilai target untuk menjadikan pertanian Bali sebagai pertanian organic pada 2013 terlalu bombastis dan terburu-buru.
Direktur Yayasan Manikaya Kauci Gunanjar pada keteranganya di Denpasar (2/11) menyaampaikan mewujudkan pertanian Bali sebagai pertanian organic untuk menjadikan Bali sebagai pulau organic tidak hanya sebatas mengubah pola penggunaan pupuk pada pertanian dari pupuk kimia menjadi pupuk organic. Hal yang lebih penting adalah mengubah pola pikir petani sehingga pemakaian pupuk organic menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.
Faktor yang lebih penting juga dicermati yaitu upaya menetralisir tanah pertanian di Bali yang sudah tercemar pupuk kimia dalam jangka waktu cukup lama. Dalam waktu 3 sampai 5 tahun itu tidak masuk akal, pembersihan bahan kimia dalam tanah itu perlu bertahap dan waktunya lama papar Gunanjar.
Direktur Yayasan Manikaya Kauci Gunanjar mengungkapkan akan sangat sulit untuk mewujudkan pertanian Bali yang organic 100 persen. Jika diperhatikan lahan pertanian di Bali selama ini mendapatkan pasokan aliran air yang sudah tercemar oleh limbah dan mengandung logam-logam berat atau bahan kimia berbahaya. Menurut Gunanjar Bali membutuhkan waktu antara 15 sampai 20 tahun untuk mewujudkan pertanian yang organic.(mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan