Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Tekan pembuangan Gas Metan Dari Kotoran
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Penelitian Fakultas Peternakan Universitas Udayana menunjukkan pemanfaatan limbah tanaman lidah buaya sebagai pakan ternak sapi ternyata mampu mengurangi kandungan gas metan dalam kotoran ternak sapi hingga 15 persen.
Pemanfaatan limbah lindah buaya sebagai pakan dalam peternakan sapi ini diharapkan mampu mengurangi pembuangan gas metan ke udara. Hal ini diharapkan menjadi bentuk kontribusi peternakan dalam penanggulangan pemanasan global.
Peneliti dari Fakultas peternakan Universitas Udayana Prof Gede Mahardika pada keteranganya di Denpasar (17/11) menyampaikan secara rata-rata dari satu kilo pakan yang dimakan sapi menghasilkan sekitar 200 kilokalori. Maka dengan pemanfaatan lidah buaya sebagai pakan maka kandungan gas metan dalam kotoran ternak dapat dikurangi.
katakanlah sapi itu mengkonsumsi sampai 6 kilo pakan perhari, maka dia akan menghasilkan sekitar 1200 kilo kalori menghasilkan gas metan , padahal gas metan yang keluar bersama kotoran ini kan mencemari lingkunganï jelas Prof Gede Mahardika.
Peneliti dari Fakultas peternakan Universitas Udayana Prof Gede Mahardika pemanfaatan limbah lindah buaya sebagai pakan sapi juga tidak hanya mengurangi kandungan gas metan dalam kotoran sapi tetapi juga meningkatkan pemanfaatan kalori untuk pertumbuhan bagi hewan ternak. Apalagi dalam lindah buaya mengandung berbagai jenis mindral dan enzim yang cukup bagus bagi pertumbuhan ternak sapi.(mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2767 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1963 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun