Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pemeriksaan Winasa Dirahasiakan Penyidik Polda
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mantan Bupati Jembrana I Gde Winasa kian �dimanjakan� jajaran penyidik Sat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reskrim Polda Bali. Saat pemeriksaan, Selasa (14/12) pagi, penyidik mengelabui awak media saat Winasa diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi kompos.
Pemeriksaan Winasa yang ketiga kalinya ini terkesan disembunyikan. Sesuai jadwal, Winasa akan diperiksa sekitar pukul 09.30 Wita. Namun, awak media cetak dan elektronik
sudah menunggu Winasa di depan halaman Dit Reskrim Polda Bali dari pukul 09.00 Wita hingga pukul 11.30 Wita.
Penantian awak media sia � sia, sebab, Winasa ternyata sudah diperiksa di lantai dua ruang penyidik Tipikor.
�Lewat pintu mana Winasa masuk, kok kita gak lihat ya, padahal sudah ditungguin di depan pintu,� celutuk salah seorang wartawan media cetak sambil menggerutu.
Awak media cetak berusaha menghubungi Kasat I Tipikor Ditreskrim Polda Bali, AKBP Komang Suwirya. Dia mengatakan
Winasa belum datang, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 Wita.
�Dia belum datang, tidak tahu jam berapa datangnya,� elaknya seperti menyembunyikan sesuatu.
Rasa penasaran terkait pemeriksaan Winasa, sekitar pukul 15.15 Wita, awak media kembali bertanya kepada AKBP Suwirya. Dia pun menyarankan agar awak media ke ruang atas untuk mengecek pemeriksaan Winasa.
Setelah beberapa awak media di ruang atas, ternyata pemeriksaan Winasa sudah selesai. Perihal itu diperoleh dari seorang penyidik. Dikatakannya, pemeriksaan Winasa dimulai sekitar pukul 11.00 Wita dan selesai sekitar pukul 14.00 Wita.
�Cuma pemeriksaan tambahan saja,� ujar penyidik yang enggan namanya ditulis.
Sementara itu, AKBP Suwirya enggan berkomentar menyangkut materi pemeriksaan. Dia beralasan, berkas acara pemeriksaan dibawa oleh anggota penyidik yang belakangan disebut sebut sudah pulang. Ada dugaan, bungkamnya penyidik
menandakan bahwa Winasa masih memiliki pengaruh kuat di jajaran Polda Bali.
Buktinya, sampai sekarang Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko tidak berani menahan yang bersangkutan. Ada apa dengan Irjen Hadiatmoko ?
Winasa diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mesin kompos.
Terakhir dia kembali menjalani pemeriksaan oleh Sat IV Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Bali pada Selasa 16 Nopember 2010.
Winasa ditetapkan sebagai tersangka tepat sebulan menjelang lengser dari jabatannya sebagai Bupati Jembrana 2005-2010.
Dia resmi tersangka kasus korupsi pengadaan mesin pabrik
kompos yang diduga merugikan negara Rp 2,3 miliar lebih. Winasa adalah pejabat kelima yang terseret sebagai tersangka kasus kompos ini, setelah Nyoman Suryadi (mantan Kepala Dinas PULH Jembrana), I Gusti Ketut Muliarta (Direktur Perusda
Jembrana), Nyoman Gede Sadguna (Pejabat PTK Jembarana), dan I Gusti Agung Permadi (Direktur CV Puri Bening).
Selain itu, Winasa kini juga terancam lagi dengan statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencucian uang sebesar Rp 850 juta pada tahun 2008 lalu.
Kasus itu bermula dari temuan PPATK dan Mabes Polri terkait
adanya aliran dana liar. (spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang