Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Mantan Bupati Jembrana Masuk Sel Tahanan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah menjalani pemeriksaan untuk ketiga kalinya, mantan Bupati Jembrana Gde Winasa, akhirnya resmi ditahan di ruang tahanan Polda Bali, pada Rabu (19/1). Sebelum masuk ke tahanan yang dipenuhi para tersangka narkoba dan tindak pidana kriminal, Winasa yang mengenakan kemeja batik warna hitam putih itu menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Satuan IV Tindak Korupsi Dit Reskrim Polda Bali, didampingi Pengacaranya.
Winasa memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 11.00 Wita. Winasa kembali mengelabui wartawan yang menunggunya sejak pagi dan masuk lewat pintu belakang. Suami dari mantan Bupati Banyuwangi Ratna Ani Lestari ini didampingi Pengacaranya, Ani Anggreni, SH dari kantor advokat O.C Kaligis.
Menyoal penahanan terhadap Winasa, Kabid Humas Kombes Pol. Gde Sugianyar Dwi Putra mengatakan kalau surat penahanan terhadap kandidat Gubernur Bali periode 2008-2013 sudah ditandatangani kemarin. Tapi pelimpahan ke Kejati Bali belum bisa dipastikan dan masih menunggu koordinasi dengan JPU.
“Penahanan kasus korupsi akan dilakukan setelah berkas dinyatakan P21 oleh pihak Kejaksaan. Sesuai KUHP, penyidik masih memiliki kewenangan melakukan penahanan sampai batas waktu 20 hari sambil menunggu kesiapan JPU menerima tersangka bersama barang bukti,” jela Sugianyar.
Ditanya apakah Winasa sudah mengajukan surat penangguhan penahanan, Sugianyar mengatakan belum tahu. “Saya belum tahu masalah pengajuan penangguhan. Tapi yang jelas, penahanan ini adalah komitmen kita menangani kasus korupsi. Kasus korupsi pembuktiannya sangat sulit dan polisi harus hati hati,” ungkapnya.
Tersangka Winasa, menurut Sugianyar tersangkut dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mesin kompos yang merugikan negara Rp 2,3 milyar. Sementara untuk kasus dugaan money laundry atau pencucian uang, masih diusut Sat IV Tipikor. “Untuk dugaan money laundry, masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik masih menunggu vonis Pengadilan dan jika ada indikasi money laundry tentunya diusut,” tegas mantan Kapolres Balikpapan ini.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan