Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Eli Masih Kurung Diri di Villa Bersama 4 Anaknya

Kamis, 3 Maret 2011, 13:49 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Hingga hari ini atau memasuki hari ketiga, Eli Gattenio, seorang warga negara Amerika Serikat masih bertahan mengurung diri di dalam sebuah villa di Kuta bersama empat orang anaknya yang masih kecil. Warga Amerika ini mengancam akan bunuh diri dengan membakar dan meledakkan villa, jika pihak Imigrasi Bali tetap mendeportasi dirinya tanpa boleh membawa serta keempat orang anaknya.

[pilihan-redaksi]

Hingga hari ini (3/3/2011), Eli Gattenio dan keempat anaknya yakni Indigo, Hope, Joy, dan Nadia, masih mengurung diri di dalam sebuah villa, di jalan Dewi Kunti, Gang Saraswati, Seminyak Kuta. Seluruh pintu masuk dan jendela masih ditutup rapat dengan menggunakan pintu, papan, dan seng yang dipaku.

Selain menutup rapat pintu dan jendela villa, Eli juga menyimpan bahan bakar beberapa jerigen bensin dan solar di dalam vila. Jika ia tetap dideportasi paksa, Eli mengancam akan membakar dan meledakkan vila tempat ia tinggal bersama keempat putrinya.

Saat dihubungi via telpon siang ini, Eli mengaku sudah merasa lelah dan frustasi mengurus anaknya seorang diri di dalam vila.

"Saya capek dan frustasi. Anak-anak juga minta ibu mereka ditangkap karena menelantarkan mereka," kata Eli.

Sementara anak-anak Eli yang tidak bisa bersekolah karena terkurung di vila, berharap bisa tetap bersama ayah mereka jika Eli tetap dideportasi ke Amerika Serikat.

"Kami harap bisa terus bersama ayah kami, hanya dia yang masih sayang dan melindungi kami semua," kata Indigo, putri sulung Eli.

Terkait kasus ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali menyatakan akan mendatangi rumah Eli guna memeriksa kondisi fisik dan psikis keempat anak Eli Gattenio.

"Selain itu kita juga telah mengirim surat rekomendasi kepada pihak Imigrasi Ngurah Rai Bali, agar ikut bersama KPAID mencari solusi atau jalan keluar dari persoalan ini. Kita berharap agar pihak imigrasi memberi kesempatan hukum bagi Eli agar anak-anaknya tidak menjadi korban," jelas Luh Anggraeni, Wakil Ketua KPAID Bali, hari ini.

Sebelumnya diberitakan, setelah cerai dengan istrinya seorang warga Indonesia, seorang warga negara Amerika Serikat Eli Gattenio (50), terancam dideportasi pihak Imigrasi Bali. Eli menolak dideportasi sendiri tanpa disertai keempat anaknya yang masih kecil.
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami