Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Ulat Bulu Buleleng Mirip dengan Jawa Timur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hingga saat ini dilaporkan hama ulat bulu telah menyebar di 5 desa di Kabupaten Buleleng. 5 desa yang diketahui diserang ulat bulu diantaranya Desa Baktiseraga, Desa Tukadmungga dan Desa Penglatan di Kecamatan Buleleng, Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak dan Desa Sangsit Kecamatan Sawan.
[pilihan-redaksi]
Hasil pengamatan Dinas Pertanian Bali menunjukkan bahwa secara morfologi ulat bulu yang menyerang tanaman di Kabupaten Buleleng memiliki kemiripan dengan ulat bulu di Jawa Timur.
Kepala Dinas Pertanian Bali Putra Suryawan ketika ditemui Beritabali.com di Renon, Senin (11/4) menyatakan hasil pengamatan lapangan menunjukkan hama ulat bulu pada dasarnya sudah lama ada di Bali. Namun saat ini populasinya mengalami ledakan sehingga merugikan petani.
"Hama yang saya amati di lapangan memang sudah ada cuma populasinya sebelumnya tidak seperti ini, tidak eskplosiv dan kemudian perkembangan ulat bulu ini nampaknya kita lihat iklim mendukung, kemudian yang kedua disebabkan oleh habitatnya yang terganggu," Putra Suryawan.
Suryawan mengakui telah mengirimkan sample ulat bulu ke laboratorium Fakultas pertanian universitas Udayana untuk mengetahui secara pasti morfologi dan spesies dari ulat bulu tersebut.
Selain itu Dinas pertanian Bali juga telah melakukan pengendalian dengan penyemprotan untuk menghindari meluasnya penyebaran ulat bulu tersebut.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan