Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ulat Bulu Buleleng Mirip dengan Jawa Timur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hingga saat ini dilaporkan hama ulat bulu telah menyebar di 5 desa di Kabupaten Buleleng. 5 desa yang diketahui diserang ulat bulu diantaranya Desa Baktiseraga, Desa Tukadmungga dan Desa Penglatan di Kecamatan Buleleng, Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak dan Desa Sangsit Kecamatan Sawan.
[pilihan-redaksi]
Hasil pengamatan Dinas Pertanian Bali menunjukkan bahwa secara morfologi ulat bulu yang menyerang tanaman di Kabupaten Buleleng memiliki kemiripan dengan ulat bulu di Jawa Timur.
Kepala Dinas Pertanian Bali Putra Suryawan ketika ditemui Beritabali.com di Renon, Senin (11/4) menyatakan hasil pengamatan lapangan menunjukkan hama ulat bulu pada dasarnya sudah lama ada di Bali. Namun saat ini populasinya mengalami ledakan sehingga merugikan petani.
"Hama yang saya amati di lapangan memang sudah ada cuma populasinya sebelumnya tidak seperti ini, tidak eskplosiv dan kemudian perkembangan ulat bulu ini nampaknya kita lihat iklim mendukung, kemudian yang kedua disebabkan oleh habitatnya yang terganggu," Putra Suryawan.
Suryawan mengakui telah mengirimkan sample ulat bulu ke laboratorium Fakultas pertanian universitas Udayana untuk mengetahui secara pasti morfologi dan spesies dari ulat bulu tersebut.
Selain itu Dinas pertanian Bali juga telah melakukan pengendalian dengan penyemprotan untuk menghindari meluasnya penyebaran ulat bulu tersebut.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan