Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Periksa Lima Saksi, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja, Sedikitnya lima orang saksi telah dimintai keterangan oleh polisi terkait kasus pembunuhan sadis di Dusun Taman Sari, Desa Padangbulia Kecamatan Sukasada, namun demikian polisi masih belum menetapkan tersangka atau pelaku.
Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Buleleng dan Polsek Sukasada dalam melakukan penanganan kasus pembunuhan di Dusun Taman Sari, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada dengan korban I Gusti Kopang Nina Mayori Risa (25) hingga Senin (4/7) sore telah mendengarkan keterangan lima orang saksi yang menguatkan perbuatan I Gusti Putu Darmawan (49) ayah kandung korban sebagai pelaku.
“Lima orang saksi yang dimintai keterangannya diantaranya adik korban, kerabat dan sejumlah tetangga dan pelakunya mengarah pada ayah korban sendiri, namun tim penyidik masih belum menetapkan tersangka karena pelaku masih dirawat secara intensif di ICU RSUD Buleleng, kita masih menunggu agar kondisinya stabil,” ungkap Kapolres Buleleng, AKBP. Thomas Widodo Rahino.
Secara pasti belum diketahui motif aksi pembunuhan yang dilakukan ayah korban, namun dari sejumlah hasil keterangan saksi maupun intrograsi terhadap ayah korban diduga kuat lantaran tidak menyetujui korban melakukan pernikahan.
”Dari kesaksian menyebutkan, korban sebelumnya meminta ijin untuk menikah, namun karena tidak punya uang ayahnya melarang dan mengancam akan bunuh diri,” papar Kapolres Widodo Rahino.
Berdasarkan sejumlah keterangan yang dikumpulkan menyebutkan, sebelum korban tewas terbunuh melihat ayahnya pergi dengan membawa golok, sehingga korban mengejar karena takut ayahnya bunuh diri, namun oleh ayahnya justru mengibaskan golok kea rah korban dan kemudian pergi meninggalkan korban mengunakan sepeda motor.
Sementara, setelah dilakukan otopsi di RSUP Sanglah, jenasah I Gusti Kopang Nina Mayori Risa tidak dibawa ke rumahnya, namun pada jam sebelas malam langsung digiring ke setra desa adat setempat dan dilakukan prosesi penguburan dengan istilah mekingsan di Setra.
Sebelumnya, Peristiwa penganiayaan berat di Dusun Taman Sari Desa Padangbulia Kecamatan Sukasada mengakibatkan I Gusti Kopang Nina Mayori Risa tewas ditempat akibat luka tebasan golok pada bagian leher dan sejumlah tubuh, bahkan diduga kuat aksi tersebut dilakukan ayah kandungnya I Gusti Putu Darmawan yang masih dirawat di ICU RSUD Buleleng lantaran mencoba melakukan upaya bunuh diri.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan