Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Kangen Ibu, Tison Kabur dari Penjara
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Karena kangen ingin bertemu ibu kandungnya di Malang, Jawa Timur, seorang narapidana di Rumah Tahanan Gianyar Bali nekat kabur dengan memanjat tembok penjara setinggi 4 meter. Aksi pelarian Ngakan Putu Agus Adinata alias Tison berakhir hari ini (24/01/2012). Ini setelah ia ditangkap anggota buser Reskrim Polres Gianyar, di sebuah lokasi di Kabupaten Gianyar. Tanpa perlawanan, residivis kambuhan kasus pencurian motor ini dibawa ke Mapolres Gianyar untuk menjalani pemeriksaan.
Di hadapan penyidik, Tison mengaku nekat kabur dari penjara karena kangen ingin bertemu ibu kandungnya di Batu, Malang, Jawa Timur." Saya ingin ketemu ibu saya, saya kangen, sudah dua tahun tidak bertemu dengan ibu,"ujarnya. Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP I Nengah Sadiarta, mengatakan Tison kabur dari Rutan Gianyar pada Senin sore (23/01/2012) saat mendapat jatah melakukan aktivitas di luar sel penjara.
"Ia nekat kabur bersama seorang napi lainnya yang bernama Kadek Wariani alias Bola. Saat kabur dengan panjat tembok, kedua napi ini saling bantu sehingga bisa melewati tembok setinggi itu,"jelas Sadiarta.Untuk bisa kabur dari Rutan Gianyar, Tison dan rekanya Bola, nekat memanjat pagar tembok berduri setinggi 4 meter. Setelah kabur, keduanya hanya bisa berkeliaran selama semalam di wilayah Kota Gianyar sebelum dibekuk petugas rutan dan Polres Gianyar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5374 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3447 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2276 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1063 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan