Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Turis Mengira Bunyi Mercon Jelang Nyepi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga dan wisatawan asing yang tinggal di dekat bungalow mengaku terkejut dan takut saat terjadi baku tembak antara kawanan teroris dengan polisi Minggu malam. Bunyi rentetan tembakan sempat dikira petasan yang dibunyikan anak-anak menjelang hari Nyepi 23 Maret mendatang.
"Saya dengar rentetan tembakan sebanyak dua kali, bunyinya pam pam pam pam pam. Saya kira itu anak-anak yang main petasan, saya tidak tahu itu penembakan teroris,"ujar seorang turis Italia bernama Minelli, yang menginap di depan bungalow 99 x jalan Danau Poso sanur. Sementara warga lainnya yang tinggal di dekat bungalow mengaku mendengar bunyi tembakan saat penggerebekan teroris terjadi.
"Saya dengar banyak tembakan, suasananya gelap mencekam, saya tidak dikasi masuk ke sini sama polisi,"ujar seorang warga yang tinggal dekat bungalow, Made Budiara, pagi ini. Sebelumnya diberitakan, tim gabungan dari Mabes Polri dan Polda Bali hari Minggu malam menembak mati 5 orang yang diduga anggota jaringan teroris.
kelima teroris ini ditembak mati di dua lokasi berbeda yakni jalan Danau Poso Sanur dan jalan Gunung Soputan Denpasar. Kelompok teroris yang ditembak mati di Bali ini diduga teroris kelompok Medan. Kelompok teroris ini datang ke Bali khusus melakukan perampokan
untuk mendanai aksi teror. Sebelum ditembak mati, kawanan teroris ini sudah diintai selama sebulan. Mereka rencananya akan merampok toko emas, money changer, dan cafe di Bali.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan