Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Warga Depresi Tewas Dianiaya Sesama Pasien RSJ Bangli
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
I Putu Indah Wahyudi (49), warga Dusun Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, tewas setelah dianiaya pasien penderita epilepsi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli, Bali, Sabtu (14/4). Ketut Rendah, ayah korban Minggu(15/4) kepada beritabali.com mengatakan, Wahyudi dibawa ke RSJ Bangli atas bantuan petugas Satpol PP Jembrana setelah penyakit depresinya kambuh, Rabu (11/4).
Wahyudi dibawa ke RSJ Bangli dan diobservasi di UGD rumah sakit tersebut selama 24 jam. Namun pada Jumat (13/4),istri korban mendapatkan kabar kondisi suaminya kritis setelah dianiaya oleh seorang pasien RSJ Bangli. "Pihak rumah sakit mengatakan, suami saya dianiaya oleh pasien lainnya yang menderita epilepsi" Katanya. Korban sempat dirujuk ke Rumah Sakit Bangli namun kondisi korban sudah dalam kritis.
Menurut Suciani, Jumat (13/4) pagi suaminya sempat telepon minta dijemput pulang, namun anaknya tidak mau menjemput biar ayahnya sembuh dulu. Akibat penganiayaan itu, bagian kepala korban mengalami luka berat. Ketut Rendah menjelaskan, Wahyudi menderita depresi sejak tahun 1989 namun tidak setiap saat kambuh. Depresinya biasanya kambuh empat tahun sekali, dengan tanda-tanda bersikap beringas dan mengamuk, ucapnya.
Atas tewasnya Putu Wahyudi ini, pihak keluarga mengiklhaskan kepergiannya. Namun diharapkan kejadian ini tidak terulang lagi di Rumah Sakit Jiwa Bangli.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli