Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Depresi Tewas Dianiaya Sesama Pasien RSJ Bangli

Minggu, 15 April 2012, 22:21 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

I Putu Indah Wahyudi (49), warga Dusun Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, tewas setelah dianiaya pasien penderita epilepsi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli, Bali, Sabtu (14/4). Ketut Rendah, ayah korban Minggu(15/4) kepada beritabali.com mengatakan, Wahyudi dibawa ke RSJ Bangli atas bantuan petugas Satpol PP Jembrana setelah penyakit depresinya kambuh, Rabu (11/4).

Wahyudi dibawa ke RSJ Bangli dan diobservasi di UGD rumah sakit tersebut selama 24 jam. Namun pada Jumat (13/4),istri korban mendapatkan kabar kondisi suaminya kritis setelah dianiaya oleh seorang pasien RSJ Bangli. "Pihak rumah sakit mengatakan, suami saya dianiaya oleh pasien lainnya yang menderita epilepsi" Katanya. Korban sempat dirujuk ke Rumah Sakit Bangli namun kondisi korban sudah dalam kritis.

Menurut Suciani, Jumat (13/4) pagi suaminya sempat telepon minta dijemput pulang, namun anaknya tidak mau menjemput biar ayahnya sembuh dulu. Akibat penganiayaan itu, bagian kepala korban mengalami luka berat. Ketut Rendah menjelaskan, Wahyudi menderita depresi sejak tahun 1989 namun tidak setiap saat kambuh.  Depresinya biasanya kambuh empat tahun sekali, dengan tanda-tanda bersikap beringas dan mengamuk,  ucapnya.



Atas tewasnya Putu Wahyudi ini, pihak keluarga mengiklhaskan kepergiannya. Namun diharapkan kejadian ini tidak terulang lagi di Rumah Sakit Jiwa Bangli.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami