Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Anggota Polres Karangasem Babak Belur Dipukuli Preman
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang anggota Polres Karangasem, babak belur setelah dihajar preman. Pemicunya sepele, hanya karena ia menyalip mobil yang dikendarai preman.
Iptu I Nengah Mulyadi tak menyangka jika ia akan babak belur dihajar preman. Apalagi penyebabnya sepele, yakni gara-gara menyalip mobil yang dikendarai preman berinisial NS, saat hendak menuju Polres Karangasem.
Tak terima disalip oleh Mulyadi, NS menghetikan paksa mobil Mulyadi. Saat Mulyadi membuka kaca mobilnya, NS langsung melancarkan tinjunya berkali-kali di wajah Mulyadi. Akibatnya wajah anggota polisi ini pun babak belur. Kasubag Humas Polres Karangasem, Ajun Komisaris Made Wartama mengatakan, pemukulan itu dipicu ketersinggungan preman NS. "NS tidak terima mobilnya disalip.
Dia mengejar dan menghentikan paksa mobil korban. Saat korban membuka kaca mobilnya, NS langsung memukuli," kata Wartama,(5/10/2012). Saat terjadi pemukulan, Mulyadi sempat mengatakan jika dirinya adalah anggota kepolisian. Namun hal itu tidak menciutkan nyali NS. "Anggota kami sempat mengatakan jika dirinya adalah anggota kepolisian. Tapi NS mengatakan tidak takut sambil terus memukuli," tutur Wartama. NS ditangkap polisi di sekitar Kecamatan Kubu, Karangasem.
Dari pemeriksaan sementara terungkap bahwa NS juga seorang yang masuk dalam target operasi Satuan Narkoba Polres Karangasem.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 734 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan