Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
PAS Targetkan Pengembangan Pariwisata Berbasis Desa
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Renon. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan menargetkan untuk mengembangkan pariwisata Bali berbasis desa. Target tersebut disampaikan paket pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam rapat paripurna DPRD Bali dengan agenda penyampaian visi misi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali di Renon (28/4/2013).
Calon Gubernur Bali Anak Agung Ngurah Puspayoga menyampaikan kedepan tidak boleh lagi ada pengembangan pariwisata di Bali yang hanya menguntungkan kaum kapitalis. Pariwisata Bali harus memberi kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat desa.
“ketika suatu desa bias kita pakai contoh untuk wisata pedesaan pertanianya akan hidup, pelukisnya akan hidup, pematungnya akan hidup , keseniannya akan hidup karena pada dasarnya wisatawan ke Bali tidak melihat bangunan bertingkat-tingkat megah tetapi melihat bagaimana sejatinya kehidupan masyarakat Bali itu” ujar Anak Agung Ngurah Puspayoga.
Anak Agung Ngurah Puspayoga menegaskan yang dibutuhkan oleh wisatawan bukanlah bangunan hotel yang megah, tetapi wisatawan dapat menginap di rumah penduduk sehingga akan memberikan penghasilan tambahan bagi penduduk desa. Selain itu dengan pengembangan pariwisata desa maka masyarakat akan dapat membangun desa dan tidak menjual lahan pertaniannya.(mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan