Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Waspada, Ribuan Lembar Uang Abal-Abal Beredar di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bank Indonesia Denpasar melansir hingga pertengahan Juli 2013 terdapat 2.141 pecahan uang lembar yang diragukan keasliannya. 97 persen berupa pecahan Rp 100 ribu.
Pimpinan Bank Indonesia Dwi Pranoto menyatakan beredarnya uang palsu itu meningkat sebesar 0,003 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 1386 lembar dan juga didominasi pecahan 100 ribu.
"Kami dari BI tidak bisa mengatakan nominalnya karena memang itu bukan uang asli tetapi keaslian sangat diragukan. Untuk itu kami menghimbau masyarakat agar ikut berpartisipasi untuk melaporkan bila melihat dan mengalami keaslian uang di masyarakat," ujar Pranoto, dalam keterangan resminya di Kantor BI Denpasar, Kamis (18/7/2013).
Pranoto mengakui jika edukasi dan sosialisasi terhadap pengenalan uang asli dengan cara dilihat, diraba, diterawang (3D) di masyarakat luas belum maksimal. Menurutnya, untuk masyarakat kelas menengah ke atas mungkin hal itu tidaklah terlalu sulit, tapi untuk kelas menengah ke bawah tentu saja edukasi dan sosialisasi harus terus menerus dilakukan.
"Belum lagi mengedukasi masyarakat bagaimana cara memperlakukan uang dengan baik dan benar. Ini tentu saja masih banyak yang belum paham sekalipu masyarakat kelas menengah keatas karena perilaku ini banyak yang belum tahu," jelasnya. (dws)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan