Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wow, Calon Hakim Beri Amplop Anggota DPR di Toilet

jakarta

Rabu, 18 September 2013, 15:53 WITA Follow
Beritabali.com

kuinginberbagi.com (ilustrasi)

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Jakarta. Seorang anggota Komisi III DPR dan Calon Hakim Agung kepergok wartawan. Keduanya diduga kuat terlibat suap. Calon itu memberi sebuah amplop ke anggota Komisi III DPR.

Kejadian ini terjadi saat pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan terjadi atau fit and proper test. Dimana saat itu salah satu calon Hakim Agung dari Pengadilan Tinggi Pontianak, yang belakangan diketahui bernama Sudrajad Dimyati, menjadi peserta pertama dalam uji kelayakan calon Hakim Agung.

Usai menjalani uji kelayakan, Sudrajad langsung keluar dan bergegas ke toilet. Namun tujuan Sudrajad ke toilet bukanlah untuk membuang air kecil seperti halnya yang dilakukan oleh kebanyakan orang.

Sudrajad rupanya menunggu seseorang di toilet itu. Orang yang ditunggu Sudrajad itu tak lain dan tak bukan adalah anggota Komisi III DPR. Anggota ini sebelumnya menguji Sudrajad sebagai calong hakim agung. Setelah diselidiki, anggota Komisi III tersebut berasal dari Fraksi PKB bernama Bahrudin Nasori.

Di dalam toilet itu keduanya bertemu namun mereka sama-sama berposisi seperti membuang air kecil di urion atau tempat kencing berdiri di toilet. Pada saat itulah Sudrajad menyerahkan sebuah benda mirip amplop ke Bahrudin.

Perpindahan benda mirip amplop itu terjadi sangat cepat sekira satu menit. Tidak ada pembicaraan apapun yang dilakukan, namun keduanya hanya terlihat berbisik-bisik.

Kejadian ini dipergoki oleh salah seorang awak media yang kebetulan sedang berada ditoilet yang sama dengan kedua orang tersebut.

"Saya melihat ada sesuatu yang diberikan dari orang itu ke anggota Komisi III," kata salah seorang saksi mata tersebut yakni Misbah seperti yang dilansir inilah.com.

Awalnya Misbah tidak mengetahui jika terjadi keanehan di pertemuan calon hakim agung dan Anggota Komisi III. Namun Misbah mendengar keduanya sedang berbisik dan memergoki ada sesuatu yang diberikan dari calon hakim agung ke anggota komisi III itu.

"Awalnya saya kira cuma buang air kecil saja, tapi dia memberikan sesuatu ke anggota itu," imbuhnya.

Setelah benda yang mirip amplop itu berpindah tangan ke anggota Komisi III, kemudian anggota Komisi III itu langsung keluar dan diikuti dengan calon hakim agung Sudrajad Dimyati.

Komisi III DPR memang sedang melakukan fit and proper test calon Hakim Agung. Ada 12 nama calon yang diuji. Namun, untuk Rabu (18/9/2013), dijadwalkan 6 calon. Hingga saat ini, masih dilakukan fit and proper test. (bbn)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami