Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
G 30 S PKI Dinilai Bodohi Bangsa Indonesia
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Sejarah Indonesia soal tragedi Gerakan 30 September 1965 atau biasa disebut G 30 S PKI dinilai telah membodohi bangsa Indonesia. Sebab, G-30 S/PKI dianggap sebagai propaganda barat dan TNI Angkatan Darat saat itu.
Sejarawan JJ Rizal mengatakan, selama ini masyarakat Indonesia telah dibodohi oleh sejarah yang kebenarannya belum dapat dibuktikan secara pasti.
"Kita masih hidup beban sejarah masa lalu. Kita telah dibodohi, buku sejarah dari mulai sekolah sampai film tentang PKI itu semua hanya propaganda barat dan TNI Angkatan Darat," kata Rizal kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (30/9/2013) malam.
Kata Rizal, masa depan Indonesia akan rusak kalau beban sejarah belum tuntas. Mengingat dari masa ke masa pemerintah Indonesia belum bisa mengungkap kebenaran peristiwa gerakan atau pemberontakan itu.
"Itu masih menjadi beban sejarah bangsa Indonesia. Kita harus belajar, kita setia pada kebenaran. Dari hal sejarah setop pakai G-30 S/PKI. Yang kita dapat sejauh ini hanya propaganda," tegasnya.
Sebelumnya diketahui, G-30 S/PKI merupakan gerakan yang didalangi PKI untuk mengubah dasar negara Pancasila menjadi komunis. Oleh karena itu pula tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
Peristiwa G-30 S / PKI mengakibatkan enam perwira tinggi dan dua perwira menengah TNI AD serta seorang perwira pertama gugur. Putri terkecil Jenderal A H Nasution yaitu Ade Irma Suriani Nasution juga turut menjadi korban.
Kesembilan perwira tersebut adalah Jenderal TNI Anumerta Achmad Yani, Letjen Anumerta S. Parman, Letjen Anumerta Suprapto, Letjen Anumerta M.T Haryono, Mayor Jenderal Anumerta Donald Isac Panjaitan, Mayjen TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo, Kapten Pierre Andreas Tendean, Brigjen Anumerta Katamso Dharmokusumo dan Kolonel Anumerta Sugiyono Mangunwiyoto. [bbn]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan