Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Rusia Berada Di Belakang Snowden
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Besar kemungkinan Rusia membantu Edward Snowden mengungkap program penyadapan NSA dan melarikan diri ke Rusia. Mike Rogers, anggota Kongres Republik, mengungkapkan hal itu dalam acara ''Meet The Press'' di stasiun NBC, Ahad (19/1/2014). ''Dia seorang pencuri yang mendapatkan bantuan pihak lain,'' kat aMike Rogers seraya menambahkan, AS kini tengah mengusut apakah Rusia membantu Edward Snowden.
''Saya yakin, pertanyaan itu akan dijawab di sana,'' kata Mike Rogers lagi. ''Saya tidak percaya semua kejadian ini kebetulan yang berakhir di Moskow dan ditangani badan rahasia Rusia FSB,'' lanjut Mike Rogers.
Sementara itu, Ketua Komisi Intelijen di Senat, Dianne Feinstein menyatakan bahwa Edward Snowden bergabung dengan NSA,''dengan maksud untuk membobol materi sebanyak mungkin.''
Prasangka itu didukung oleh Michael McCaul, ketua komisi keamanan dalam negeri di Kongres. Saat berada di Moskow, Rusia,McCaul memberikan keterangan pada stasiun ABC bahwa ''Snowden digarap oleh kekuatan asing untuk membocorkan penyadapan,'' tutur McCaul.
''Tidak mungkin, Snowden tiba-tiba bangun suatu hari lantas menyadap lalu melarikan diri dan minta suaka politik ke Moskow,'' kata Michael McCaul.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2396 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun