Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




4 Warga Buleleng Tewas Akibat Banjir dan Tanah Longsor

Jumat, 24 Januari 2014, 13:13 WITA Follow
Beritabali.com

google/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Musibah banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Buleleng Bali. Akibat bencana di wilayah Bali utara itu sebanyak 4 orang warga tewas. Curah hujan yang tinggi mengguyur pulau Dewata mengakibatkan tanah longsor di sejumlah titik di wilayah timur Buleleng, Singaraja, Bali. Sejumlah titik longsoran terjadi sejumlah desa di Buleleng yaitu Desa Tajun jalur utama Singaraja-Kintamani, Desa Tamblang, Desa Sekumpul, dan Desa Galungan.

Longsor pada umumnya menutupi badan jalan dan menimbun dua orang warga yang melintas dengan sebuah mobil. Dua orang korban masing-masing bernama Putu Wijaya dan Made Sudarsana asal Desa Sangket, Kecamatan Sukasada "Ipar saya tewas tertimpa longsoran. Ia awalnya mau ke wilayah ubud antar temannya semalam," kata Gede Sukerta yang merupakan ipar korban, Jumat (24/1/2014).

Kedua jasad korban telah dievakuasi ke kamar jenasah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Sementara material longsoran hingga kini masih dalam pembersihan oleh petugas gabungan dari Tagana, BPBD, Polres Buleleng, Kodim dan dibantu warga setempat.

"Kejadinya tadi subuh. Mobil korban masih dijurang dan belum dievakuasi karena medan terjal dan curah hujan masih tinggi," jelas Mangku Mawa salah seorang warga Sekumpul.

Sementara itu, selain menewaskan dua orang warga akibat tanah longsor, informasi yang berhasil dihimpun Berita Bali. Com musibah banjir juga menewaskan dua orang warga lainnya. Dua orang warga itu masing-masing bernama Kadek ayu padmini asal Desa bebetin dan Made ayu utami dari Desa lokapaksa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami