Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Demokrat Disebut Partai Krisis

Minggu, 9 Februari 2014, 21:11 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Partai Demokrat saat ini merupakan partai yang sedang mengalami krisis. Citra partai bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, semakin anjlok dan dipandang negatif oleh publik. Hal tersebut sesuai dengan hasil survei yang digelar oleh Direktur Political Communication (Polcom) Institute Heri Budianto yang mengungkapkan sejumlah kasus yang melibatkan Partai Demokrat. Dan berdasarkan hasil survei, 34,2 persen responden menganggap Partai Demokrat dilanda krisis yang disebabkan beberapa kadernya terlibat kasus korupsi.

"Sebanyak 34,2 persen responden menganggap Partai Demokrat dilanda krisis, penyebab utamanya banyak kader yang terlibat korupsi. Mulai dari kasus Wisma Atlet, Kemendiknas, Hambalang," ujar Heri Budianto, Minggu (9/2/2014).

Survei yang dilakukan pada 20 Januari hingga 3 Februari itu juga menyimpulkan sumbangan paling besar yang menyebabkan citra partai berlambang mercy itu merosot yaitu keterlibatan bekas ketua umum partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam kasus Hambalang.

"Kemudian yang paling besar adalah keterlibatan ketua umumnya saat itu, Anas Urbaningrum," ujarnya. Untuk diketahui, survei tersebut dilakukan pada 1.000 responden di 15 kota besar. Metode riset dilakukan dengan dua tahap, yaitu content analysis dan discourse analysis dengan margin error 5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Selain itu, survei itu juga memuat pemberitaan negatif partai demokrat di media, yang dilakukan terhadap 15 media massa diantaranya lima media cetak nasional, lima media televisi dan lima media online. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami