Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Erupsi Kelud, 7 Bandara Lumpuh, 576 Penerbangan Tertunda
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Semburan abu vulkanik Gunung Kelud menyebabkan tujuh Bandar udara di empat provinsi lumpuh. Sedikitnya 576 penerbangan tertunda. Batuknya Gunung Kelud yang terletak di perbatasan Kediri dan Blitar, Jawa Timur, membuat penerbangan lumpuh. Runway di tujuh bandara dipenuhi abu vulkanik. Ini membahayakan penerbangan. Alhasil, ke-tujuh bandara yakni Juanda (Surabaya), Abdurrahman Saleh (Malang), Tunggul Wulung (Cilacap), Adi Sumarmo (Solo), Ahmad Yani (Semarang), Adi Sucipto (Yogyakarta) dan Husein Sastranegara (Bandung) harus tutup sejak Jum’at (14/02).
Kemungkinan baru Sabtu (15/02), penerbangan di tujuh bandara tersebut dibuka. ‘’Namun kita masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Mudah-mudahan bisa cepat normal,’’ ungkap Yushan Hayuti, Direktur PT Angkasa Pura II di Jakarta, Jumat (14/02/2014).
Dengan lumpuhnya tujuh bandara tersebut, lanjutnya, sedikitnya 576 jadwal penerbangan mengalami penundaan. Yang terbanyak jadwal penerbangan di Bandara Juanda, sebanyak 322 penerbangan. Disusul Bandara Adisucipto dengan 110 penerbangan, Bandara Ahmad Yani 76 penerbangan.
Kerugian akibat penundaan ini, ungkap Yushan, sangat bervariasi. Untuk Bandara Juanda, kerugian diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Kalau diasumsikan, enam bandara lainnya merugi sampai Rp 1 miliar, total kerugiannya bisa mencapai Rp 8 miliar.
Ini baru kerugian akibat tutup sehari, bayangkan kalau harus berhari-hari.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan